Friday, January 9, 2026
24.7 C
Jayapura

Bupati Merauke Turun Tangan, Tumpukan Sampah di Pasar Wamanggu Dibersihkan

MERAUKE – Setelah berhari-hari bertumpuk dan menimbulkan bau yang tidak sedap, bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze akhirnya turun tangan langsung ke Pasar Wamanggu Merauke membersihkan tumpukan sampah yang terjadi sejak 23 Desember 2025, pada Sabtu (3/1).

Bupati Yoseph Bladib Gebze tampak dibuat kesal dan marah, karena setelah berhari-hari ternyata sampah yang sudah bertumpuk tersebut tidak kunjung juga diangkut. Bahkan dirinya mengaku baru mengetahui setelah menerima beberapa pesan WA dari pedagang.

‘’Dua hari ini saya ke Wanam, Jumat dan hari Sabtu. Tapi, karena sudah ada beberapa pesan yang masuk ke saya sehingga setelah dari Wanam saya langsung ke sini,’’ kata bupati Yoseph Gebze.

Baca Juga :  Ratusan Botol Miras Ilegal Musnahkan 

Tumpukan sampah tersebut tidak hanya menimbulkan bau yang menyegat, tapi juga dipenuhi belatung dari sampah sisa-sisa ikan, maupun daging. ‘’Pasar ini ada di depan mata kita. Kalau persoalan besar seperti ini sudah tidka bis akita lihat bagaimana yang ada jauh di kampung-kampung,’’ jelasnya.

Bahkan, bupati meminta pejabat yang tidak mau membantunya untuk segera menyampaikan supaya segera diganti. ‘’Kalau tidak mau bantu dan mau kerja, silakan dengan terus terang sampaikan, pak saya mau tidak mampu dan mau mundur saja. Hari itu juga saya tunjuk Plt,’’ tandasnya.

Tak hanya soal sampah dan kebersihan pasar tersebut, bupati Yoseph Bladib Gebze juga menyoroti soal kamar mandi yang ada di pasar itu yang ada satu-satunya di Merauke. Kamar mandi yang kotor dan sebagian tidak berfungsi dengan baik.

Baca Juga :  Hijaukan Bumi, Polres Tanam Pohon Serentak 

MERAUKE – Setelah berhari-hari bertumpuk dan menimbulkan bau yang tidak sedap, bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze akhirnya turun tangan langsung ke Pasar Wamanggu Merauke membersihkan tumpukan sampah yang terjadi sejak 23 Desember 2025, pada Sabtu (3/1).

Bupati Yoseph Bladib Gebze tampak dibuat kesal dan marah, karena setelah berhari-hari ternyata sampah yang sudah bertumpuk tersebut tidak kunjung juga diangkut. Bahkan dirinya mengaku baru mengetahui setelah menerima beberapa pesan WA dari pedagang.

‘’Dua hari ini saya ke Wanam, Jumat dan hari Sabtu. Tapi, karena sudah ada beberapa pesan yang masuk ke saya sehingga setelah dari Wanam saya langsung ke sini,’’ kata bupati Yoseph Gebze.

Baca Juga :  Stok Beras Bulog Hadapi Lebaran Cukup 

Tumpukan sampah tersebut tidak hanya menimbulkan bau yang menyegat, tapi juga dipenuhi belatung dari sampah sisa-sisa ikan, maupun daging. ‘’Pasar ini ada di depan mata kita. Kalau persoalan besar seperti ini sudah tidka bis akita lihat bagaimana yang ada jauh di kampung-kampung,’’ jelasnya.

Bahkan, bupati meminta pejabat yang tidak mau membantunya untuk segera menyampaikan supaya segera diganti. ‘’Kalau tidak mau bantu dan mau kerja, silakan dengan terus terang sampaikan, pak saya mau tidak mampu dan mau mundur saja. Hari itu juga saya tunjuk Plt,’’ tandasnya.

Tak hanya soal sampah dan kebersihan pasar tersebut, bupati Yoseph Bladib Gebze juga menyoroti soal kamar mandi yang ada di pasar itu yang ada satu-satunya di Merauke. Kamar mandi yang kotor dan sebagian tidak berfungsi dengan baik.

Baca Juga :  Penganiaya  Dua Penghuni Lokalisasi Yobar  Diringkus

Berita Terbaru

Artikel Lainnya