alexametrics
28.6 C
Jayapura
Wednesday, May 25, 2022

Setubuhi Anak di Bawah Umur, Mantan Napi Divois 10 Tahun

MERAUKE-Mantan  Napi  bernama Marselino O ini  harus kembali  menjadi penghuni  Lembaga  Pemasyarakatan Klas  IIB  Merauke atas perbuatannya yang  melakukan  persetubuhan terhadap  anak  di bawah  umur. Oleh Majelis  Hakim Pengadilan Negeri  Merauke  yang  dipimpin  Hakim  Rizki Yanuar, SH, MH, terdakwa Marcelino dinyatakan   terbukti secara sah dan meyakinkan  melakukan  persetubuhan  terhadap  anak   di bawah umur. 

    Karena itu, terdakwa dijatuhi hukuman   penjara selama 10  tahun  denda Rp 100 juta  subsidiar 3 bulan  kurungan. Putusan ini sebagaimana dibacakan  pada  sidang lanjutan  dengan agenda  putusan  pada  Kamis  (30/4)   lalu.  

  Vonis yang  dijatuhkan   Majelis  Hakim Pengadilan Negeri Merauke ini  sama dengan  tuntutan yang  dibacakan lebih  oleh Jaksa  Penuntut  Umum Pasami Warei Rumpaisum, SH sebelumnya. Sebagaimana surat  dakwaan JPU sebelumnya, kasus   persetubuhan  terhadap korban  terjadi Jalan Gang Laban Felubun  Merauke,  sejak  Oktober 2019 sampai bulan  Januari  2020. 

Baca Juga :  Alat Kelengkapan Dewan Tuntas

   Awalnya, korban  dan pelaku  yang saat itu masih  berada di  dalam balik   jeruji Lapas Merauke   berpacaran  dengan  korban  melalui   media  sosial. Saat   terdakwa  bebas, kemudian   langsung  menemui korban selanjutnya   terdakwa membawa ke rumah  temannya. Di rumah  temannya  itu,  terdakwa kemudian menyetubuhi korban.

   Persetubuhan   kedua, dilakukan   terdakwa  di rumah orang tua   terdakwa sendiri. Saat   itu,  korban  datang  ke  rumah terdakwa  yang saat  itu rumah  dalam keadaan  sepi.    Perbuatan terlarang  diantara  kedua  si joli  tersebut  ketahuan  oleh orang  tua  korban. Saat    itu,    kasus ini sempat  diselesaikan  dimana  terdakwa  tidak menemui  korban lagi  dalam  bentuk apapun, namun  karena  ketahuan  terdakwa masih  mengirim  WA  ke korban, sehingga   keluarga  korban  melaporkan   terdakwa  untuk  proses  hukum  lebih  lanjut. (ulo/tri)  

Baca Juga :  Korupsi, Mantan Kapus Binam Ditahan

MERAUKE-Mantan  Napi  bernama Marselino O ini  harus kembali  menjadi penghuni  Lembaga  Pemasyarakatan Klas  IIB  Merauke atas perbuatannya yang  melakukan  persetubuhan terhadap  anak  di bawah  umur. Oleh Majelis  Hakim Pengadilan Negeri  Merauke  yang  dipimpin  Hakim  Rizki Yanuar, SH, MH, terdakwa Marcelino dinyatakan   terbukti secara sah dan meyakinkan  melakukan  persetubuhan  terhadap  anak   di bawah umur. 

    Karena itu, terdakwa dijatuhi hukuman   penjara selama 10  tahun  denda Rp 100 juta  subsidiar 3 bulan  kurungan. Putusan ini sebagaimana dibacakan  pada  sidang lanjutan  dengan agenda  putusan  pada  Kamis  (30/4)   lalu.  

  Vonis yang  dijatuhkan   Majelis  Hakim Pengadilan Negeri Merauke ini  sama dengan  tuntutan yang  dibacakan lebih  oleh Jaksa  Penuntut  Umum Pasami Warei Rumpaisum, SH sebelumnya. Sebagaimana surat  dakwaan JPU sebelumnya, kasus   persetubuhan  terhadap korban  terjadi Jalan Gang Laban Felubun  Merauke,  sejak  Oktober 2019 sampai bulan  Januari  2020. 

Baca Juga :  Satpol PP Tertibkan Spanduk Ucapan

   Awalnya, korban  dan pelaku  yang saat itu masih  berada di  dalam balik   jeruji Lapas Merauke   berpacaran  dengan  korban  melalui   media  sosial. Saat   terdakwa  bebas, kemudian   langsung  menemui korban selanjutnya   terdakwa membawa ke rumah  temannya. Di rumah  temannya  itu,  terdakwa kemudian menyetubuhi korban.

   Persetubuhan   kedua, dilakukan   terdakwa  di rumah orang tua   terdakwa sendiri. Saat   itu,  korban  datang  ke  rumah terdakwa  yang saat  itu rumah  dalam keadaan  sepi.    Perbuatan terlarang  diantara  kedua  si joli  tersebut  ketahuan  oleh orang  tua  korban. Saat    itu,    kasus ini sempat  diselesaikan  dimana  terdakwa  tidak menemui  korban lagi  dalam  bentuk apapun, namun  karena  ketahuan  terdakwa masih  mengirim  WA  ke korban, sehingga   keluarga  korban  melaporkan   terdakwa  untuk  proses  hukum  lebih  lanjut. (ulo/tri)  

Baca Juga :  Korupsi, Mantan Kapus Binam Ditahan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/