Bupati Keerom Minta Euforia Piala Dunia Tidak Ganggu Pelayanan Publik

Menurutnya, perayaan berlebihan sering kali memicu tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain, terutama jika melibatkan konsumsi minuman keras.

“Misalnya, menonton sambil minum minuman keras lalu melakukan pawai. Hal ini rentan memicu pertengkaran, apalagi jika ada perbedaan tim yang didukung. Masalahnya bisa meluas ke mana-mana,” jelasnya.

Para pelajar juga diingatkan agar tidak membolos atau melalaikan tugas dari guru hanya karena begadang menonton pertandingan sepak bola.
Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu berharap hiburan dari Piala Dunia ini justru dapat meningkatkan semangat kerja dan belajar, bukan sebaliknya.

“Semua pihak memiliki tanggung jawab. Jadilah pendukung tim Piala Dunia yang bertanggung jawab. Kita boleh bergembira dan bereuforia, tetapi harus tetap bertanggung jawab pada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” pungkasnya. (eri/wen)

Baca Juga :  HUT Bhayangkara ke-78 Polres Keerom Bagikan  Bibit Cabai

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Menurutnya, perayaan berlebihan sering kali memicu tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain, terutama jika melibatkan konsumsi minuman keras.

“Misalnya, menonton sambil minum minuman keras lalu melakukan pawai. Hal ini rentan memicu pertengkaran, apalagi jika ada perbedaan tim yang didukung. Masalahnya bisa meluas ke mana-mana,” jelasnya.

Para pelajar juga diingatkan agar tidak membolos atau melalaikan tugas dari guru hanya karena begadang menonton pertandingan sepak bola.
Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu berharap hiburan dari Piala Dunia ini justru dapat meningkatkan semangat kerja dan belajar, bukan sebaliknya.

“Semua pihak memiliki tanggung jawab. Jadilah pendukung tim Piala Dunia yang bertanggung jawab. Kita boleh bergembira dan bereuforia, tetapi harus tetap bertanggung jawab pada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” pungkasnya. (eri/wen)

Baca Juga :  Aset Negara Sebesar Rp 4.8 M Berhasil Dikembalikan

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya