Menurut Gusbager, langkah TNI ini merupakan bukti konkret hadirnya negara di tengah masyarakat pedalaman dan perbatasan, sekaligus menegaskan peran TNI yang tidak hanya menjaga pertahanan negara, tetapi juga responsif terhadap tugas-tugas sosial.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Keerom, dari Skamto hingga Towe, saya menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya. Pembangunan jalan, jembatan, dan air bersih adalah urusan dasar wajib pemerintah. Hari ini, TNI menunjukkan wujud nyata membantu kami dalam menyelesaikannya,” ungkap Bupati Gusbager.
Bupati dua periode itu menyebutkan di wilayahnya, terdapat empat titik jembatan baru yang dibangun di area Kampung Wonorejo dan Distrik Mannem sekitarnya. Kehadiran infrastruktur ini menjadi harapan baru sekaligus pemantik semangat bagi pemerintah daerah untuk berkolaborasi memperbaiki akses jalan di sekitarnya.
Ia juga mengenang sejarah panjang pengabdian TNI di Keerom, salah satunya peninggalan bersejarah Jembatan Sungai Tami yang dibangun oleh Batalyon Zeni Tempur (Zipur) TNI sejak tahun 1980 dan masih berdiri kokoh hingga saat ini.
“Karya TNI di Keerom ini bukan yang pertama, melainkan kelanjutan dari rekam jejak panjang pengabdian mereka. Kami optimis kemitraan dan kolaborasi baik antara pemda, TNI, dan Polri akan terus berlanjut demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Keerom,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Menurut Gusbager, langkah TNI ini merupakan bukti konkret hadirnya negara di tengah masyarakat pedalaman dan perbatasan, sekaligus menegaskan peran TNI yang tidak hanya menjaga pertahanan negara, tetapi juga responsif terhadap tugas-tugas sosial.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Keerom, dari Skamto hingga Towe, saya menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya. Pembangunan jalan, jembatan, dan air bersih adalah urusan dasar wajib pemerintah. Hari ini, TNI menunjukkan wujud nyata membantu kami dalam menyelesaikannya,” ungkap Bupati Gusbager.
Bupati dua periode itu menyebutkan di wilayahnya, terdapat empat titik jembatan baru yang dibangun di area Kampung Wonorejo dan Distrik Mannem sekitarnya. Kehadiran infrastruktur ini menjadi harapan baru sekaligus pemantik semangat bagi pemerintah daerah untuk berkolaborasi memperbaiki akses jalan di sekitarnya.
Ia juga mengenang sejarah panjang pengabdian TNI di Keerom, salah satunya peninggalan bersejarah Jembatan Sungai Tami yang dibangun oleh Batalyon Zeni Tempur (Zipur) TNI sejak tahun 1980 dan masih berdiri kokoh hingga saat ini.
“Karya TNI di Keerom ini bukan yang pertama, melainkan kelanjutan dari rekam jejak panjang pengabdian mereka. Kami optimis kemitraan dan kolaborasi baik antara pemda, TNI, dan Polri akan terus berlanjut demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Keerom,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q