Sementara itu, salah satu tokoh intelektual dari wilayah yang akan dijadikan lokasi pembangunan Bandar Antariksa di Biak Utara, DR. Derek Ampnir, S.Sos.,MM mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan mega proyek tersebut sambil memberikan sejumlah catatan yang dinilai perlu menjadi perhatian sebelum proyek itu dijalankan.
“Mari kita dukung bersama-sama, saya kira dari hasil sosialisasi semuanya sudah jelas. Tidak seperti yang dicerita di luar, mari kita berikan catatan dan masukan untuk memperbaiki beberapa poin yang akan dituangkan dalam kerja sama nantinya,” ucap Derek Ampnir yang juga adalah Staf Ahli Gubernur Provinsi Papua Barat.
Sekedar diketahui, dalam penjelasan beberapa poin yang dilakukan oleh para narasumber menegaskan, bahwa yang akan diluncurkan adalah roket, bukan nuklir. Demikian halnya peluncuran tidak dilakukan setiap bulan, hanya dua atau beberapa kali dalam setahun, ukuran roket yang akan membawa satelit diluncurkan ada dua jenis, ukuran kecil sekitar 1,5 meter dan ukurang besar sekitar 4 meter. Dipenghujung sosialisais juga ditandai dengan penyerahan berkas dukungan Pembangunan Bandar Antariksa di Biak Utara yang ditantangi masyarakat adat setempar. (ito/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Sementara itu, salah satu tokoh intelektual dari wilayah yang akan dijadikan lokasi pembangunan Bandar Antariksa di Biak Utara, DR. Derek Ampnir, S.Sos.,MM mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan mega proyek tersebut sambil memberikan sejumlah catatan yang dinilai perlu menjadi perhatian sebelum proyek itu dijalankan.
“Mari kita dukung bersama-sama, saya kira dari hasil sosialisasi semuanya sudah jelas. Tidak seperti yang dicerita di luar, mari kita berikan catatan dan masukan untuk memperbaiki beberapa poin yang akan dituangkan dalam kerja sama nantinya,” ucap Derek Ampnir yang juga adalah Staf Ahli Gubernur Provinsi Papua Barat.
Sekedar diketahui, dalam penjelasan beberapa poin yang dilakukan oleh para narasumber menegaskan, bahwa yang akan diluncurkan adalah roket, bukan nuklir. Demikian halnya peluncuran tidak dilakukan setiap bulan, hanya dua atau beberapa kali dalam setahun, ukuran roket yang akan membawa satelit diluncurkan ada dua jenis, ukuran kecil sekitar 1,5 meter dan ukurang besar sekitar 4 meter. Dipenghujung sosialisais juga ditandai dengan penyerahan berkas dukungan Pembangunan Bandar Antariksa di Biak Utara yang ditantangi masyarakat adat setempar. (ito/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q