Penanganan Stunting Terus Digalakkan Melalui Gerakan Bersama

BIAK-Bupati Markus O. Mansnembra, SH.,MM mengajak semua pihak memperkuat gerakan bersama untuk melakukan penanganan stunting di masyarakat. Gerakan bersama yang selama ini terus dilakukan perlu digalakkan kedepannya untuk lebih masif lagi. Penanganan stunting dinilai tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri atau berjalan sendiri di satu sektor saja.

“Perlu adanya gerakan bersama, kerja sama yang erat, dan aksi nyata yang terpadu (konvergensi) dari semua pihak mulai dari tingkat kabupaten, distrik, hingga ke kampung-kampung,” kata Bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Pj. Sekda Zacharias L. Mailoa, ST.,MM saat membuka Aksi Konvergensi dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting, Ballroom KSL, Selasa (28/07).

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati meminta memperkuat pelaksanaan 8 aksi konvergensi ini,  juga meminta agar seluruh perangkat daerah, tenaga kesehatan, TP PKK, hingga kader di lini lapangan, tidak sekadar bekerja secara administratif, melainkan turun langsung melakukan intervensi gizi spesifik dan sensitif secara tepat sasaran.

Baca Juga :  Banyak Obyek Wisata Yang Tersembunyi

“Kita harus memastikan ibu hamil, balita, serta calon pengantin mendapatkan perhatian dan pelayanan kesehatan yang optimal,” imbuhnya.

BIAK-Bupati Markus O. Mansnembra, SH.,MM mengajak semua pihak memperkuat gerakan bersama untuk melakukan penanganan stunting di masyarakat. Gerakan bersama yang selama ini terus dilakukan perlu digalakkan kedepannya untuk lebih masif lagi. Penanganan stunting dinilai tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri atau berjalan sendiri di satu sektor saja.

“Perlu adanya gerakan bersama, kerja sama yang erat, dan aksi nyata yang terpadu (konvergensi) dari semua pihak mulai dari tingkat kabupaten, distrik, hingga ke kampung-kampung,” kata Bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Pj. Sekda Zacharias L. Mailoa, ST.,MM saat membuka Aksi Konvergensi dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting, Ballroom KSL, Selasa (28/07).

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati meminta memperkuat pelaksanaan 8 aksi konvergensi ini,  juga meminta agar seluruh perangkat daerah, tenaga kesehatan, TP PKK, hingga kader di lini lapangan, tidak sekadar bekerja secara administratif, melainkan turun langsung melakukan intervensi gizi spesifik dan sensitif secara tepat sasaran.

Baca Juga :  Launching Pilkada Mambramo Raya, KPU Digelontor Rp 30 M

“Kita harus memastikan ibu hamil, balita, serta calon pengantin mendapatkan perhatian dan pelayanan kesehatan yang optimal,” imbuhnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya