Saturday, April 5, 2025
26.7 C
Jayapura

Kurang Perhatian Pemerintah, Jembatan Terlihat  Kumuh Tak Terawat

Melihat Kondisi Terkini Kampung Nelayan Hamadi  yang Sempat Viral dengan Spot Wisatanya

Kampung Nelayan di Hamadi sempat menjadi tempat wisata warga, dengan jembatan/jeramba  yang mengelilingi kampung di tepi pantai. Hanya saja, perlahan Kampung Nelayan ini mulai dilupakan. Pemkot berencana mengangkat kembali dengan menggelar festival di tempat ini.

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Tidak terawat! Itu kesan pertama saat CenderawasiH Pos melihat langsung kondisi Kampung Nelayan yang berlokasi di belakang Kompleks Hanurata, Hamadi  Kota Jayapura.  Kampung Nelayan yang sempat dikenal dengan spot foto jeramba di atas air laut dan sempat viral ini, kini jauh dari yang dibayangkan.

  Minimnya perawatan kini  menyembabkan jembatan tersebut terlihat kumuh dan mencim bau yang tak sedap di sekitar jembatan. Toilet, dan Papan nama Kampung Nelayan terlihat rusak, tembok sepanjang jembatan pun dicoret-coret, serta sampah-sampah berserakan oleh orang yang tidak bertangungjawab,  membuat jembatan ini terlihat jorok dan kumuh.

Baca Juga :  Atasi Virus Pada Hewan, Pemerintah Siapkan Desinfektan Untuk Peternak

   Tidak hanya itu Jembatan penyeberangan  yang terbuat dari rangkaian besi, tampak lapuk dan berkarat akibat korosi air laut. Kondisi ini pun sangat mengkhawatirkan, mengingat warga yang tinggal di sekitar maupun yang berkepentingan di situ masih menggunakan jembatan tersebut untuk penyebrangan.

   Seorang warga, Feliks Yohari (50) mengungkapkan rasa keperihatinannya terhadap kondisi jembatan besi tersebut. “Iya besinya disitu sudah bekararat dan sudah lapuk, kita mau keseberang sana juga perlu hati-hati, kalau kita orang tua ya tidak apa-apa karena kita tau, tetapi kalau anak- anak terpeleset dan luka, itu yang bahaya,” kata Feliks kepada  Cenderawasih Pos, Jumat (26/4) siang.

Baca Juga :  Numbay Creative Festival Digelar

Melihat Kondisi Terkini Kampung Nelayan Hamadi  yang Sempat Viral dengan Spot Wisatanya

Kampung Nelayan di Hamadi sempat menjadi tempat wisata warga, dengan jembatan/jeramba  yang mengelilingi kampung di tepi pantai. Hanya saja, perlahan Kampung Nelayan ini mulai dilupakan. Pemkot berencana mengangkat kembali dengan menggelar festival di tempat ini.

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Tidak terawat! Itu kesan pertama saat CenderawasiH Pos melihat langsung kondisi Kampung Nelayan yang berlokasi di belakang Kompleks Hanurata, Hamadi  Kota Jayapura.  Kampung Nelayan yang sempat dikenal dengan spot foto jeramba di atas air laut dan sempat viral ini, kini jauh dari yang dibayangkan.

  Minimnya perawatan kini  menyembabkan jembatan tersebut terlihat kumuh dan mencim bau yang tak sedap di sekitar jembatan. Toilet, dan Papan nama Kampung Nelayan terlihat rusak, tembok sepanjang jembatan pun dicoret-coret, serta sampah-sampah berserakan oleh orang yang tidak bertangungjawab,  membuat jembatan ini terlihat jorok dan kumuh.

Baca Juga :  Selain Sampah, Kali Acai  Dipenuhi Sedimen dan Rumput 

   Tidak hanya itu Jembatan penyeberangan  yang terbuat dari rangkaian besi, tampak lapuk dan berkarat akibat korosi air laut. Kondisi ini pun sangat mengkhawatirkan, mengingat warga yang tinggal di sekitar maupun yang berkepentingan di situ masih menggunakan jembatan tersebut untuk penyebrangan.

   Seorang warga, Feliks Yohari (50) mengungkapkan rasa keperihatinannya terhadap kondisi jembatan besi tersebut. “Iya besinya disitu sudah bekararat dan sudah lapuk, kita mau keseberang sana juga perlu hati-hati, kalau kita orang tua ya tidak apa-apa karena kita tau, tetapi kalau anak- anak terpeleset dan luka, itu yang bahaya,” kata Feliks kepada  Cenderawasih Pos, Jumat (26/4) siang.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, Senpi dan Bahan Peledak Akan Diantisipasi Aparat

Berita Terbaru

Artikel Lainnya