Pastor Paroki Gereja Katolik Gembala Baik Abepura, RD. Barnabas Daryana Tentang Perayaan Natal 2024
Besok umat Kristiani di seluruh dunia akan merayakan natal, karena Sang Juru Selamat telah lahir. Apa pesan dari Pastor Paroki Gereja Katolik Gembala Baik Abepura, RD. Barnabas Daryana?
Laporan: Karolus Daot-Jayapura
Meskipun perayaan natal kali ini digelar pasca pesta Pemilukada, dimana perbedaan kepentingan politik baik perorangan maupun kelompok timbul di masing- masing pribadi.
Namun menyambut sang Mesias perbedaan itu tak lagi menjadi ruang untuk membatasi diri merangkul satu sama lain.
Dapat dilihat di Gereja Katolik Gembala Baik Abepura, Senin (23/12) kemarin sejumlah umat mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tampak menata ornamen natal di gedung gereja tersebut.
Persaudaraan beda rahim tampak melekat setiap mereka yang hadir di gereja untuk menyiapkan seluruh fasilitas, mulai dari penataan altar, penataam bangku maupun pemasangan tenda tempat duduk bagi umat yang hadir misa untuk malam kudus hari ini dikerjakan dengan penuh sukacita.
Kecerihaan menyambut sang Mesias sungguh nyata dalam pribadi mereka. Anak anak dengan riangnya melatih lagu-lagu rohani, maupun persiapan lain untuk malam kudus tersebut. Sementara itu di halaman gereja ada yang sibuk membersihkan sampah, menata tempar parkir kendaran maupun kegiatan lain menjelang puncak pesta natal ini berlangsung.
Adapun Gereja yang terletak di Distrik Abepura, itu akan menampung umat dari 22 Komunitas Basis Gerejawi (KBG), mulai dari wilayah Abe Pantai, Tanah Hitam, Kotaraja, dan Abepura pada umumnya.
Seperti biasa setiap tahunya acara natal, di gereja tersebut diadakan dengan dua sesi. Pertama mulai pukul 17.00 WIT kemudian misa kedua dimulai pukul 20.00 WIT.
Sementara untuk Hari Raya Natal Rabu 25 Desember 2024 misa akan dilakukan satu sesi dengan waktu mulai pukul 08.00 WIT. Hal itu dilakukan untuk menjaga khidmat dan kekhususkan bagi umat yang hadir misa kudus tersebut.
Pastor Paroki Gereja Katolik Gembala Baik Abepura, RD. Barnabas Daryana mengatakan persiapan natal, telah dilakukan jauh-jauh hari, baik dewan wilayah maupun umat di masing masing Komunitas Basis Gerejawi (KBG) di Paroki tersebut.