Monday, March 9, 2026
26.4 C
Jayapura

Ditemukan Sejumlah Siswa Belum Lancar Membaca

Hampir semuanya difasilitasi pemerintah, mulai dari biaya makan minum yang terdiri dari makan pagi, makan siang, snack siang dan makan malam. Semuanya ditanggung pemerintah. Begitu juga untuk perlengkapan sekolah, mulai dari sepatu, pakaian dan kelengkapan lainnya juga disediakan pemerintah.

‘’Untuk kelengkapan sekolah, mulai dari ujung kaki sampai rambut disediakan pemerintah. Kecuali untuk pakaian sehari-hari setelah sekolah,’’ katanya.

Budi Sutomo menjelaskan, semangat dari anak-anak tersebut untuk belajar tetap tinggi, meski ada diantara mereka yang belum lancar baca tulis. Bahkan ada yang sama sekali belum bisa membaca, sehingga anak-anak yang belum bisa baca tulis tersebut dan diberikan pelajaran khusus untuk bisa membaca dan menulis.

Baca Juga :  Kembalikan  SMA-SMK, Godok Draft Pergub Terkait Penyelenggaraan Pendidikan   

‘’Kemarin ada yang menagis melihat teman-temannya di daerah lainnya berprestasi. Menangis karena, dia juga ingin sama dengan teman-teman lainnya bisa berprestasis walaupun belum bisa membaca dan menulis atau belum lancer membaca,’’ katanya.

Sejak anak-anak ditampung sekitar 3 bulan di sekolah rakyat tersebut, lanjut Budi Sutomo, terjadi perubahan yang sisgnifikan terhadap anak-anak ini mulai dari pola disiplin dan kebersihan.

Budi Sutomo menjelaskan lebih lanjut, anak-anak tersebut tidak hanya soal belajar namun bakat dan minat dari setiap anak-anak tersebut difasilitasi.

‘’Kalau misalnya ada yang suka main basket, maka kita carikan pelatih yang bersertifikat. Begitu juga kalau dia suka menari, maka dicarikan pelatih yang juga bersertifikat,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Mamberamo Raya, Dukung Pelaksanaan Program ADEM dan ADIK

Hampir semuanya difasilitasi pemerintah, mulai dari biaya makan minum yang terdiri dari makan pagi, makan siang, snack siang dan makan malam. Semuanya ditanggung pemerintah. Begitu juga untuk perlengkapan sekolah, mulai dari sepatu, pakaian dan kelengkapan lainnya juga disediakan pemerintah.

‘’Untuk kelengkapan sekolah, mulai dari ujung kaki sampai rambut disediakan pemerintah. Kecuali untuk pakaian sehari-hari setelah sekolah,’’ katanya.

Budi Sutomo menjelaskan, semangat dari anak-anak tersebut untuk belajar tetap tinggi, meski ada diantara mereka yang belum lancar baca tulis. Bahkan ada yang sama sekali belum bisa membaca, sehingga anak-anak yang belum bisa baca tulis tersebut dan diberikan pelajaran khusus untuk bisa membaca dan menulis.

Baca Juga :  Kapolda: Kejar dan Tangkap Pelaku!

‘’Kemarin ada yang menagis melihat teman-temannya di daerah lainnya berprestasi. Menangis karena, dia juga ingin sama dengan teman-teman lainnya bisa berprestasis walaupun belum bisa membaca dan menulis atau belum lancer membaca,’’ katanya.

Sejak anak-anak ditampung sekitar 3 bulan di sekolah rakyat tersebut, lanjut Budi Sutomo, terjadi perubahan yang sisgnifikan terhadap anak-anak ini mulai dari pola disiplin dan kebersihan.

Budi Sutomo menjelaskan lebih lanjut, anak-anak tersebut tidak hanya soal belajar namun bakat dan minat dari setiap anak-anak tersebut difasilitasi.

‘’Kalau misalnya ada yang suka main basket, maka kita carikan pelatih yang bersertifikat. Begitu juga kalau dia suka menari, maka dicarikan pelatih yang juga bersertifikat,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Butuh Perhatian yang Besar, Jadikan SLB Tempat yang Nyaman untuk Belajar

Berita Terbaru

Artikel Lainnya