Sedih, Sudah jadi Korban Kebakaran, Tapi Banyak Barang yang Ikut Dijarah

Kebakaran ini berdampak pada berbagai lapisan masyarakat. Berdasarkan pendataan sementara dari Polres Jayawijaya, kerugian diperkirakan mencapai 7 miliar rupiah. 15 ruko yang hangus tersebut mencakup berbagai jenis usaha seperti toko barang kelontongan dan sembako ini sebagai penyuplai kebutuhan harian masyarakat yang kini harus kehilangan stok barang dagangan. disamping itu ada juga toko elektronik dan seluler dimana barang-barang bernilai tinggi yang tidak sempat diselamatkan karena api merambat terlalu cepat.

Dalam Musibah itu petugas pemadam kebakaran dari Pemda Jayawijaya, dibantu aparat kepolisian dan ratusan warga, berjibaku selama berjam-jam untuk memadamkan api. Keterbatasan armada dan akses sumber air yang cukup jauh menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pemadaman tersebut. Bagi para pemilik ruko, ini adalah pukulan ganda.

Baca Juga :  PJN IV Wilayah Jayawijaya Percepat Pekerjaan dan Konfensional Jalan Trans Papua

“Sebagian besar dari mereka tidak hanya kehilangan tempat usaha, tetapi juga tempat tinggal, karena banyak ruko di kawasan tersebut berfungsi ganda lantai bawah untuk usaha, lantai atas untuk hunian, mereka juga hanya bisa melihat api melahap sebagian barang dagangannya,”kata Rahman

Sedangkan untuk dampak psikososial dan kemanusiaan terdapat trauma psikologis sebab kebakaran ini terjadi 4 hari setelah kebakaran di jalan sulawesi yang menewaskan 11 orang, saat ini sebagian dari para korban kini mengungsi ke rumah kerabat. Ketidakpastian masa depan menjadi beban berat, sebab banyak pengusaha mikro di sana memulai modal mereka dari pinjaman bank.

Dengan hangusnya aset, kekhawatiran akan cicilan dan keberlanjutan hidup karyawan yang kini menganggur menjadi isu krusial yang harus segera ditangani oleh mereka meskipun pasca kejadian, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bersama instansi terkait mulai melakukan langkah-langkah darurat penyaluran bantuan pangan serta juga uang tunai sebesar Rp 2.000.000 untuk 15 pemilik tempat usaha.

Baca Juga :  
Tiga Orang Sempat Terseret Ombak, Beruntung Bisa Diselamatkan

Kebakaran ini berdampak pada berbagai lapisan masyarakat. Berdasarkan pendataan sementara dari Polres Jayawijaya, kerugian diperkirakan mencapai 7 miliar rupiah. 15 ruko yang hangus tersebut mencakup berbagai jenis usaha seperti toko barang kelontongan dan sembako ini sebagai penyuplai kebutuhan harian masyarakat yang kini harus kehilangan stok barang dagangan. disamping itu ada juga toko elektronik dan seluler dimana barang-barang bernilai tinggi yang tidak sempat diselamatkan karena api merambat terlalu cepat.

Dalam Musibah itu petugas pemadam kebakaran dari Pemda Jayawijaya, dibantu aparat kepolisian dan ratusan warga, berjibaku selama berjam-jam untuk memadamkan api. Keterbatasan armada dan akses sumber air yang cukup jauh menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pemadaman tersebut. Bagi para pemilik ruko, ini adalah pukulan ganda.

Baca Juga :  Cegah Banjir, PUPR Papua Pegunugan Normalisasi Kali Kecil Dalam Kota Wamena

“Sebagian besar dari mereka tidak hanya kehilangan tempat usaha, tetapi juga tempat tinggal, karena banyak ruko di kawasan tersebut berfungsi ganda lantai bawah untuk usaha, lantai atas untuk hunian, mereka juga hanya bisa melihat api melahap sebagian barang dagangannya,”kata Rahman

Sedangkan untuk dampak psikososial dan kemanusiaan terdapat trauma psikologis sebab kebakaran ini terjadi 4 hari setelah kebakaran di jalan sulawesi yang menewaskan 11 orang, saat ini sebagian dari para korban kini mengungsi ke rumah kerabat. Ketidakpastian masa depan menjadi beban berat, sebab banyak pengusaha mikro di sana memulai modal mereka dari pinjaman bank.

Dengan hangusnya aset, kekhawatiran akan cicilan dan keberlanjutan hidup karyawan yang kini menganggur menjadi isu krusial yang harus segera ditangani oleh mereka meskipun pasca kejadian, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bersama instansi terkait mulai melakukan langkah-langkah darurat penyaluran bantuan pangan serta juga uang tunai sebesar Rp 2.000.000 untuk 15 pemilik tempat usaha.

Baca Juga :  
Tiga Orang Sempat Terseret Ombak, Beruntung Bisa Diselamatkan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya