Nggam Bu, Pesona Air Biru yang Dijaga Masyarakat Adat

Hingga kini, seluruh pengembangan kawasan wisata dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Berbagai fasilitas dibangun secara bertahap dengan kemampuan yang ada, tanpa dukungan khusus dari pemerintah.

“Kami ingin anak cucu nanti masih bisa menikmati Kali Biru ini. Jangan sampai suatu saat mereka hanya mendengar cerita bahwa dulu pernah ada sungai yang sangat indah, tetapi sudah tidak bisa dinikmati lagi karena kami gagal menjaganya,” tutup Simon. (*/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSĀ  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Ā UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Lantai Jembatan Banyak Lubang, Terkesan Kumuh dengan Coretan dan Sampah

Hingga kini, seluruh pengembangan kawasan wisata dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Berbagai fasilitas dibangun secara bertahap dengan kemampuan yang ada, tanpa dukungan khusus dari pemerintah.

“Kami ingin anak cucu nanti masih bisa menikmati Kali Biru ini. Jangan sampai suatu saat mereka hanya mendengar cerita bahwa dulu pernah ada sungai yang sangat indah, tetapi sudah tidak bisa dinikmati lagi karena kami gagal menjaganya,” tutup Simon. (*/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSĀ  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Ā UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Tak Murni Siklon Tropis Senyar Sebab Kulit Kayu Bisa Bercerita

Berita Terbaru

Artikel Lainnya