Pendekatan kemanusiaan juga tercermin dalam layanan rehabilitasi. Sepanjang 2025, layanan rehabilitasi rawat jalan di Provinsi Papua melayani 96 klien dari target 64 orang. BNNP Papua melayani 56 klien, BNNK Jayapura 26 klien, dan BNNK Mimika 14 klien.
Layanan pascarehabilitasi menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pengukuran kualitas hidup klien menggunakan instrumen WHOQoL mencatat capaian jauh di atas target nasional 71,4.
BNNP Papua bahkan mencatat skor 99,63, disusul BNNK Jayapura 86,25 dan BNNK Mimika 83,82. Selain itu, Layanan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) terus dikembangkan sebagai model rehabilitasi berbasis komunitas. “Pada 2025 ini IBM berkelanjutan melayani 20 klien dari target 18 orang, melibatkan 15 agen pemulihan di tiga wilayah binaan,” jelas Anang
Sepanjang 2025, BNN Papua juga memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan mengukuhkan delapan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama bersama kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan BUMN. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik dan memastikan keberlanjutan program P4GN.
“Dengan seluruh capaian tersebut, menunjukan bukti bahwa perang melawan narkoba bukan semata tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa,” pungkas Anang (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos