Tingkatkan Daya Saing dan Perluas Akses Pasar

JAYAPURA- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Papua menggandeng sembilan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan untuk tampil dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta.

Kepala KPw BI Provinsi Papua Warsono di Jayapura, Jumat, mengatakan keikutsertaan UMKM Papua dalam KKI 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

  “Sembilan UMKM yang dibawa ke ajang tersebut bergerak di berbagai sektor, mulai dari fesyen, kriya, makanan dan minuman, kakao, hingga kopi,” katanya.

  Menurut Warsono, keikutsertaan UMKM binaan Papua dalam KKI 2026 merupakan kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan Papua kepada pasar yang lebih luas.

Baca Juga :  Telkomsel Ajak Pelanggan Tukarkan Kartu SIM jadi USIM 4G

  “Sehingga keikutsertaan tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk bertemu calon pembeli, mitra usaha, perbankan, serta jaringan pasar yang lebih luas,”ujarnya.

JAYAPURA- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Papua menggandeng sembilan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan untuk tampil dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta.

Kepala KPw BI Provinsi Papua Warsono di Jayapura, Jumat, mengatakan keikutsertaan UMKM Papua dalam KKI 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

  “Sembilan UMKM yang dibawa ke ajang tersebut bergerak di berbagai sektor, mulai dari fesyen, kriya, makanan dan minuman, kakao, hingga kopi,” katanya.

  Menurut Warsono, keikutsertaan UMKM binaan Papua dalam KKI 2026 merupakan kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan Papua kepada pasar yang lebih luas.

Baca Juga :  Kapolda: Proses Pembebasan Pilot Susi Air Tanpa Harus Ada Korban Jiwa

  “Sehingga keikutsertaan tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk bertemu calon pembeli, mitra usaha, perbankan, serta jaringan pasar yang lebih luas,”ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya