Tuesday, January 13, 2026
27.5 C
Jayapura

Ribuan Orang Hadiri Prosesi Pemakaman Lukas Enembe

JAYAPURA – Proses pemakaman jenazah almarhum, Lukas Enembe yang berlokasi di Koya, Distrik Muara Tami, dihadiri ribuan orang, Jumat (29/12) kemarin.

Kuasa Hukum Lukas Enembe Petrus Bala Pattayona menyebut, istri dan anak Lukas Enembe setia berada di lokasi hingga proses pemakaman selesai. Dimana proses pemakaman dimulai sejak pukul 09:00 WIT, hingga berakhir sekira pukul 15:30 WIT.

“Proses pemakaman berjalan dengan baik dan penuh haru, banyak yang menyampaikan kesaksian dan pidato pada proses pemakaman,” terang Petrus kepada Cenderawasih Pos.

Dikatakan Petrus, ada sekitar ribuan orang yang menghadiri prosesi pemakaman mantan Gubernur Papua dua periode itu. “Banyak sekali warga yang menghadiri proses pemakaman, mengantar pak lukas dengan doa,” kata Petrus.

Baca Juga :  Misi Jauhi Zona Degradasi

Sementara itu, atas meninggalnya Lukas Enembe, Pemerintah Provinsi Papua melalui Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Papua, Yohanes Walilo, mengucapkan selamat jalan kepada mantan gubernur dua periode itu.

“Mewakili Pemprov dan ASN di lingkungan Provinsi Papua, mengucapkan selamat jalan kepada almarhum Lukas Enembe. Kepergian  beliau meninggalkan kesedihan yang dirasakan oleh seluruh masyarakat Papua dam keluarga besar ASN,” kata Walilo.

Walilo mengatakan, selama masa kepemimpinan Lukas Enembe diharapkan dapat menjadi inspirasi pada generasi yang akan mendatang. Sehingga terus membawa kemajuan bagi masyarakat Papua.

Menurut Walilo, Lukas Enembe merupakan sosok yang mengabdikan diri dengan penuh hati selama kepemimpinannya 2013-2018 dan 2018-2023.

Baca Juga :  DPR Papua Tetapkan 37 Raperdasi/Raperdasus, 19 Diantranya Skala Prioritas

“Kepergian beliau (Lukas Enembe-red) meninggalkan duka yang mendalam, namun warisan dan jejak kepemimpinnya akan terus menginsiparasi generasi yang akan datang,” ucap Walilo.

Selain itu, dedikasinya dalam memimpin dan mengabdi kepada rakyat akan selalu diingat sebagai teladan kepemimpinan yang penuh keberanian untuk terus membangun tanah Papua. Bahkan, semangat hidupnya telah memberikan kontribusi besar dalam mengembangkan potensi daerahnya.

JAYAPURA – Proses pemakaman jenazah almarhum, Lukas Enembe yang berlokasi di Koya, Distrik Muara Tami, dihadiri ribuan orang, Jumat (29/12) kemarin.

Kuasa Hukum Lukas Enembe Petrus Bala Pattayona menyebut, istri dan anak Lukas Enembe setia berada di lokasi hingga proses pemakaman selesai. Dimana proses pemakaman dimulai sejak pukul 09:00 WIT, hingga berakhir sekira pukul 15:30 WIT.

“Proses pemakaman berjalan dengan baik dan penuh haru, banyak yang menyampaikan kesaksian dan pidato pada proses pemakaman,” terang Petrus kepada Cenderawasih Pos.

Dikatakan Petrus, ada sekitar ribuan orang yang menghadiri prosesi pemakaman mantan Gubernur Papua dua periode itu. “Banyak sekali warga yang menghadiri proses pemakaman, mengantar pak lukas dengan doa,” kata Petrus.

Baca Juga :  Relawan PW Alihkan Dukungan ke BTM-YB

Sementara itu, atas meninggalnya Lukas Enembe, Pemerintah Provinsi Papua melalui Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Papua, Yohanes Walilo, mengucapkan selamat jalan kepada mantan gubernur dua periode itu.

“Mewakili Pemprov dan ASN di lingkungan Provinsi Papua, mengucapkan selamat jalan kepada almarhum Lukas Enembe. Kepergian  beliau meninggalkan kesedihan yang dirasakan oleh seluruh masyarakat Papua dam keluarga besar ASN,” kata Walilo.

Walilo mengatakan, selama masa kepemimpinan Lukas Enembe diharapkan dapat menjadi inspirasi pada generasi yang akan mendatang. Sehingga terus membawa kemajuan bagi masyarakat Papua.

Menurut Walilo, Lukas Enembe merupakan sosok yang mengabdikan diri dengan penuh hati selama kepemimpinannya 2013-2018 dan 2018-2023.

Baca Juga :  Kompor Meledak, Rumah di Stadion Mandala Terbakar

“Kepergian beliau (Lukas Enembe-red) meninggalkan duka yang mendalam, namun warisan dan jejak kepemimpinnya akan terus menginsiparasi generasi yang akan datang,” ucap Walilo.

Selain itu, dedikasinya dalam memimpin dan mengabdi kepada rakyat akan selalu diingat sebagai teladan kepemimpinan yang penuh keberanian untuk terus membangun tanah Papua. Bahkan, semangat hidupnya telah memberikan kontribusi besar dalam mengembangkan potensi daerahnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya