“Kami meminta keterangan dari belasan orang, Plt Sekwan, staf keuangan maupun dari pihak maskapai Garuda untuk memastikan tiket-tiket keberangkatan,” ujarnya.
Selain mencocokkan data tiket, penyidik juga tengah mendalami dugaan modus yang digunakan dalam pelaksanaan perjalanan dinas, baik perjalanan ke luar daerah maupun perjalanan dalam daerah.
“Kami menemukan ada beberapa modus yang dipergunakan dalam perjalanan dinas ke luar daerah maupun dalam daerah,” ungkapnya.
Jusak mengatakan penyidikan masih terus berjalan. Penyidik tidak hanya memeriksa saksi dan menelusuri dokumen, tetapi juga akan menghitung potensi kerugian negara dalam perkara tersebut.
Ketika ditanya apakah Ketua DPR Papua juga akan dimintai keterangan, Jusak mengatakan penyidik saat ini masih fokus mendalami dugaan penyimpangan pada Sekretariat DPR Papua. “Kami fokus untuk Sekwan,” katanya.
Sementara itu, terkait perkembangan penanganan dugaan korupsi dana Pekan Olahraga Nasional (PON), Jusak mengatakan Kejati Papua akan menyampaikan perkembangan perkara tersebut melalui rilis resmi.
“Untuk PON nanti akan ada rilisnya, kasusnya tetap ditangani, kan sampai saat ini belum ada rilisnya bahwa perkara tersebut dihentikan,” pungkasnya. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
“Kami meminta keterangan dari belasan orang, Plt Sekwan, staf keuangan maupun dari pihak maskapai Garuda untuk memastikan tiket-tiket keberangkatan,” ujarnya.
Selain mencocokkan data tiket, penyidik juga tengah mendalami dugaan modus yang digunakan dalam pelaksanaan perjalanan dinas, baik perjalanan ke luar daerah maupun perjalanan dalam daerah.
“Kami menemukan ada beberapa modus yang dipergunakan dalam perjalanan dinas ke luar daerah maupun dalam daerah,” ungkapnya.
Jusak mengatakan penyidikan masih terus berjalan. Penyidik tidak hanya memeriksa saksi dan menelusuri dokumen, tetapi juga akan menghitung potensi kerugian negara dalam perkara tersebut.
Ketika ditanya apakah Ketua DPR Papua juga akan dimintai keterangan, Jusak mengatakan penyidik saat ini masih fokus mendalami dugaan penyimpangan pada Sekretariat DPR Papua. “Kami fokus untuk Sekwan,” katanya.
Sementara itu, terkait perkembangan penanganan dugaan korupsi dana Pekan Olahraga Nasional (PON), Jusak mengatakan Kejati Papua akan menyampaikan perkembangan perkara tersebut melalui rilis resmi.
“Untuk PON nanti akan ada rilisnya, kasusnya tetap ditangani, kan sampai saat ini belum ada rilisnya bahwa perkara tersebut dihentikan,” pungkasnya. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q