Akhir Oktober Papua Miliki Sekda Definitif
JAYAPURA-Bursa pencalonan kursi Sekda Papua akhirnya bergulir. Pemerintah Provinsi Papua mulai melakukan seleksi terbuka pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Papua definitif. Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya membuka kesempatan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses seleksi tersebut.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto mengatakan, seleksi terbuka tersebut dapat diikuti seluruh ASN yang memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan panitia. “Semua ASN yang memenuhi syarat bisa mengikuti tahapan seleksi ini ,” kata Jeri saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (29/9).
Ia menjelaskan, peserta yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) pada tahap seleksi administrasi wajib mengikuti seluruh tahapan berikutnya, meliputi assesmen manajerial dan sosial kultural yang melibatkan pusat penilaian kompetensi BKN-RI. Kemudian penulisan makalah, serta wawancara akhir. Selain itu, panitia juga melakukan penelusuran rekam jejak terhadap para peserta.
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi administrasi dilaksanakan pada 1-2 Oktober dan hasilnya diumumkan pada 3 Oktober 2026. Penelusuran rekam jejak dijadwalkan berlangsung 1-14 Oktober. Kemudian penulisan makalah dilaksanakan pada 14 Oktober dan wawancara akhir pada 15 Oktober 2026.
Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, panitia akan menyampaikan hasil seleksi kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Provinsi Papua pada 16 Oktober. Laporan hasil seleksi selanjutnya disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 19 Oktober 2026. Sementara pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 26 Oktober 2026.
Akhir Oktober Papua Miliki Sekda Definitif
JAYAPURA-Bursa pencalonan kursi Sekda Papua akhirnya bergulir. Pemerintah Provinsi Papua mulai melakukan seleksi terbuka pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Papua definitif. Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya membuka kesempatan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses seleksi tersebut.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto mengatakan, seleksi terbuka tersebut dapat diikuti seluruh ASN yang memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan panitia. “Semua ASN yang memenuhi syarat bisa mengikuti tahapan seleksi ini ,” kata Jeri saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (29/9).
Ia menjelaskan, peserta yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) pada tahap seleksi administrasi wajib mengikuti seluruh tahapan berikutnya, meliputi assesmen manajerial dan sosial kultural yang melibatkan pusat penilaian kompetensi BKN-RI. Kemudian penulisan makalah, serta wawancara akhir. Selain itu, panitia juga melakukan penelusuran rekam jejak terhadap para peserta.
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi administrasi dilaksanakan pada 1-2 Oktober dan hasilnya diumumkan pada 3 Oktober 2026. Penelusuran rekam jejak dijadwalkan berlangsung 1-14 Oktober. Kemudian penulisan makalah dilaksanakan pada 14 Oktober dan wawancara akhir pada 15 Oktober 2026.
Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, panitia akan menyampaikan hasil seleksi kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Provinsi Papua pada 16 Oktober. Laporan hasil seleksi selanjutnya disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 19 Oktober 2026. Sementara pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 26 Oktober 2026.