Sunday, March 15, 2026
25.2 C
Jayapura

BBPOM Jayapura Temukan 123 Item Kedaluwarsa di Enam Wilayah di Papua

JAYAPURA-Menjelang perayaan natal 25 desember 2023 dan tahun baru 2024, Balai Besar POM (BBPOM) Jayapura melakukanĀ  intensifikasi pengawasan pangan olahan di enam wilayah di Papua. Dari hasil intensifikasi itu, BBPOM Jayapura menemukan 123 item.

“Nilai ekonomi dari pangan kedaluwarsa itu sebesarĀ  Rp. 17.206.400,” ungkap Kepala Balai Besar POM Jayapura, Hermanto, S.Si., Apt.,MPPM, saat jumpa pers di BBPOM Jayapura, Kamis (21/12).

Lebih lanjut dia sampaikan pangan kedaluwarsa tersebut ditemukan diberbagai wilayah diantaranya di Kab. Jayapura, disana BBPOM temukan 11 sarana yang menjual produk pangan kdaluwarsa.

“Jenis produknya, permen karet, saus tomat, sirup, kopi bubuk instan, bumbu instan, krimer,” bebernya.

Baca Juga :  Jangan Biarkan Polemik Pejabat Direktur RSUD Jayapura Berlarut

Kota Jayapura terdapat enam sarana TMK (Kedaluwarsa), dengan jenis produk minuman berkarbonasi, biskuit, daging olahan, saos, minuman serbuk, keripik, kacang, makanan ringan.

Kabupaten Jayawijaya 5 Sarana TMK (Kedaluwarsa), dari jenis produk susu bubuk, cokiat batang, BTP, kopi bubuk, susu kental manis, permen, biskuit, bubur bayi, mi kering, madu, minuman serbuk, bumbu masak, coklat bubuk, saos sambal, tepung maisena.

Kabupaten Keerom 7 Sarana TMKĀ  (Kedaluwarsa) jenis produk, susu kental manis, mie instan, susu, selai, susu bubuk, makanan ringan, minuman serbuk, biskuit, bumbu masak, ikan dalam kaleng, wafer, MPASI, saos, kecap, saos salad, BTP, bumbu instan, tepung ketan, bumbu, minyak goreng, sereal.

Kabupaten Kepulauan Yapen, 2 Sarana TMK (Kedaluwarsa) jenis produk, kacang, bumbu masak, snack, permen, soun

Baca Juga :  Realisasi Dana Desa Capai Rp 54,71 Triliun Per 13 Oktober 2023

“Kalau di Kabupaten Sarmi, Kabupaten Pegunungan Bintang, kami tidak temukan sarana kedaluwarsa,” ujarnya.

JAYAPURA-Menjelang perayaan natal 25 desember 2023 dan tahun baru 2024, Balai Besar POM (BBPOM) Jayapura melakukanĀ  intensifikasi pengawasan pangan olahan di enam wilayah di Papua. Dari hasil intensifikasi itu, BBPOM Jayapura menemukan 123 item.

“Nilai ekonomi dari pangan kedaluwarsa itu sebesarĀ  Rp. 17.206.400,” ungkap Kepala Balai Besar POM Jayapura, Hermanto, S.Si., Apt.,MPPM, saat jumpa pers di BBPOM Jayapura, Kamis (21/12).

Lebih lanjut dia sampaikan pangan kedaluwarsa tersebut ditemukan diberbagai wilayah diantaranya di Kab. Jayapura, disana BBPOM temukan 11 sarana yang menjual produk pangan kdaluwarsa.

“Jenis produknya, permen karet, saus tomat, sirup, kopi bubuk instan, bumbu instan, krimer,” bebernya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kesehatan Personel, Harus Terapkan Pola Hidup Sehat

Kota Jayapura terdapat enam sarana TMK (Kedaluwarsa), dengan jenis produk minuman berkarbonasi, biskuit, daging olahan, saos, minuman serbuk, keripik, kacang, makanan ringan.

Kabupaten Jayawijaya 5 Sarana TMK (Kedaluwarsa), dari jenis produk susu bubuk, cokiat batang, BTP, kopi bubuk, susu kental manis, permen, biskuit, bubur bayi, mi kering, madu, minuman serbuk, bumbu masak, coklat bubuk, saos sambal, tepung maisena.

Kabupaten Keerom 7 Sarana TMKĀ  (Kedaluwarsa) jenis produk, susu kental manis, mie instan, susu, selai, susu bubuk, makanan ringan, minuman serbuk, biskuit, bumbu masak, ikan dalam kaleng, wafer, MPASI, saos, kecap, saos salad, BTP, bumbu instan, tepung ketan, bumbu, minyak goreng, sereal.

Kabupaten Kepulauan Yapen, 2 Sarana TMK (Kedaluwarsa) jenis produk, kacang, bumbu masak, snack, permen, soun

Baca Juga :  Marinus Yaung Sebut Pintu MSG Tertutup

“Kalau di Kabupaten Sarmi, Kabupaten Pegunungan Bintang, kami tidak temukan sarana kedaluwarsa,” ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya