alexametrics
25.7 C
Jayapura
Monday, May 23, 2022

Tiga Lakalantas, Dua Orang Tewas

EVAKUASI-Seorang anggota Polantas saat mengecek kondisi mobil yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya, Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Rabu (20/11). ( FOTO : Yewen/Cepos)

JAYAPURA-Tiga kecelakaan lalu lintas di laporkan terjadi di tiga lokasi yang berbeda, dalam dua hari terakhir yaitu Selasa (19/11) dan Rabu (20/11). Dari data yang diperoleh Cenderawasih Pos, dua lakalantas terjadi di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota dan satu terjadi di wilayah hukum Polres Jayapura.

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia. Dua korban meningal dunia yaitu Rivanly Rizky Lolaro (20) yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Abepura, tepatnya depan kantor BPJS Kotaraja, Selasa (19/11) sore. Korban menghembuskan nafas terakhir di RS Bhayangkara usai mendapatkan pertolongan medis akibat luka benturan cukup para yang dialaminya.

Korban kedua yaitu Rifaldi (20) pengemudi truk dengan nomor polisi K 1843 BH. Korban dilaporkan tewas, setelah truk yang dikemudikannya mengalami kecelakaan tunggal dan masuk jurang di Jalan Raya Sentani sebelum RM Yougwa Kampung Asei Kecil Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura, Rabu (20/11).

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas yang dikonfirmasi melalui Kasat Lantas AKP Junan Plitomo menerangkan, kejadian naas yang menimpa pengendara motor di Jalan Raya Abepura, tepatnya depan kantor BPJS Kotaraja, diduga akibat kelalaian korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha X- Tride miliknya saat hendak melambung kendaraan yang berada di depan.

“Diduga korban hilang kendali ketika hendak melambung sehingga terjatuh dan terbentur kap mobil Mobil Mitsubishi L300 yang dikendarai pria berinisial De,” paparnya saat dikonfirmasi, Rabu (20/11)

Dikatakan, usai terjatuh dan terseret. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan pertolongan medis, namun sayang nyawa korban tidak tertolong akibat luka parah. “Korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh bahkan dugaan korban juga mengalami benturan cukup keras di kepala sehingga nyawahnya tidak dapat tertolong,”tuturnya.

Baca Juga :  Kejadian Beoga Tidak Manusiawi

Lanjutnya, saat ini barang bukti sepeda motor dan mobil yang telibat kecelakaan sudah diamankan untuk dijadikan barang bukti, sementara pengendara mobil diamankan sementara untuk dimintai keterangan pasca kecelakaan tersebut.

“De yang merupakan supir sudah kami mintai keterangan. Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi serta sopir mobil Mitsubishi L300, disimpulkan pengendara motor lalai saat mengendarai kendaraannya sehingga terjatuh dan terserempet,” pungkasnya. 

Secara terpisah, Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, melalui Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP Andika Purba, juga membenarkan adanya kecelakaan tunggal. Dimana satu unit truk masuk jurang, sehingga membuat pengemudi tertimpa bak truk dan tewas.

“Ia benar ada kecelakaan tunggal di jalan raya Kampung Asei Kecil Distrik Sentani Timur, di mana pengemudi truk dengan kecepatan tinggal, sehingga hilang kendali dan masuk jurang di dekat RM Youga. Kecelakaan tunggal ini membuat pengemudi meninggal dunia, karena terlempar keluar dan tertimpa dengan bak truk,” jelasnya.

Menurut Andika, kecelakaan ini terjadi saat pengemudi melaju dari arah Abepura tujuan Sentani. Sesampainya di tikungan turunan sebelum RM. Yougwa, korban diduga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan, sehingga menabrak pembatas jalan lalu kembali menabrak tiang tiang Telkom hingga tercabut dan jatuh ke dalam jurang yang terdapat keramba ikan. Saat itu itu pengemudi terlempar keluar dan tertimpa bak truk.

Korban sempat dilarikan ke RS Dian Harapan, tetapi nyawa pengemudi tidak dapat tertolong. “Dokter jaga RS Dian Harapan menyampaikan pengemudi mengalami benturan pada dada, sehingga mengeluarkan darah pada mulut yang mengakibatan korban meninggal dunia,” ucapnya.

Ditambahkan, truk  hingga kemarin belum bisa dapat dievakuasi. Sempat dilakukan evakuasi menggunakan truk derek, tetapi tidak kuat dengan beban yang sama, sehingga harus menggunakan alat berat. Truk sendiri mengalami kerusakan pada kaca depan pecah, ringsek pada body bagian depan dan kerugian diperkirakan mencapai Rp 25 juta rupiah.“Kecelakaan ini diakibatkan karena kurang hati-hatinya pengemudi truk. Apalagi saat itu dalam kecepatan tinggi dan ditambah lagi dengan adanya tikungan,” ujar Andika.

Baca Juga :  Ratusan Warga Gome Utara Dikabarkan Mengungsi

Andika, mengimbau para pengemudi ataupun pengendara yang melintas di daerah Sentani, khususnya di Sentani Timur, agar lebih berhati-hati lagi, karena sudah sering terjadi kecelakaan, lantaran banyaknya tikungan tajam yang dapat berakibat fatal.

Kecelakaan tunggal yang melibatkan truk pengangkut pasir juga terjadi di sekitar Bundaran Tasangka, Rabu (20/11), malam sekira pukul 18.34 WIT. Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan tersebut. Sementara truk naas itu   mengalami kerusakan yang cukup parah.

Seorang saksi mata yang enggan dikorankan namanya mengaku tidak ada yang melihat persis saat berlangsungnya kejadian itu. “Saya lihat mobilnya sudah terbalik di belakang saya. Sebelumnya terdengar suara di belakang saya,”kata sumber itu saat ditemui media ini di lokasi kejadian, Rabu (20/11).
Diduga mobil tersebut mengalami kecelakaan akibat kelebihan muatan atau rem blong sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan pada saat menurun dari tanjakan dari arah Polimak. Diketahui truk tersebut dikendarai oleh Eka warga yang tinggal di Holtekamp.
“Informasinya dia dari Polimak  mau ke Koya lewat jembatan Holtekamp, tapi sampai di sini mengalami  kecelakaan,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan koran ini, warga sekitar turun beramai-ramai membersihkan pasir yang memenuhi badan jalan. Peristiwa tersebut sempat  menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas kendaraan di sekitar lokasi kejadian. Mobil akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan satu unit mobil tronton. Dipastikan tidak ada  korban jiwa dari kejadian  itu.(fia/bet/roy/nat)

EVAKUASI-Seorang anggota Polantas saat mengecek kondisi mobil yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya, Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Rabu (20/11). ( FOTO : Yewen/Cepos)

JAYAPURA-Tiga kecelakaan lalu lintas di laporkan terjadi di tiga lokasi yang berbeda, dalam dua hari terakhir yaitu Selasa (19/11) dan Rabu (20/11). Dari data yang diperoleh Cenderawasih Pos, dua lakalantas terjadi di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota dan satu terjadi di wilayah hukum Polres Jayapura.

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia. Dua korban meningal dunia yaitu Rivanly Rizky Lolaro (20) yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Abepura, tepatnya depan kantor BPJS Kotaraja, Selasa (19/11) sore. Korban menghembuskan nafas terakhir di RS Bhayangkara usai mendapatkan pertolongan medis akibat luka benturan cukup para yang dialaminya.

Korban kedua yaitu Rifaldi (20) pengemudi truk dengan nomor polisi K 1843 BH. Korban dilaporkan tewas, setelah truk yang dikemudikannya mengalami kecelakaan tunggal dan masuk jurang di Jalan Raya Sentani sebelum RM Yougwa Kampung Asei Kecil Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura, Rabu (20/11).

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas yang dikonfirmasi melalui Kasat Lantas AKP Junan Plitomo menerangkan, kejadian naas yang menimpa pengendara motor di Jalan Raya Abepura, tepatnya depan kantor BPJS Kotaraja, diduga akibat kelalaian korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha X- Tride miliknya saat hendak melambung kendaraan yang berada di depan.

“Diduga korban hilang kendali ketika hendak melambung sehingga terjatuh dan terbentur kap mobil Mobil Mitsubishi L300 yang dikendarai pria berinisial De,” paparnya saat dikonfirmasi, Rabu (20/11)

Dikatakan, usai terjatuh dan terseret. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan pertolongan medis, namun sayang nyawa korban tidak tertolong akibat luka parah. “Korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh bahkan dugaan korban juga mengalami benturan cukup keras di kepala sehingga nyawahnya tidak dapat tertolong,”tuturnya.

Baca Juga :  Kejadian Beoga Tidak Manusiawi

Lanjutnya, saat ini barang bukti sepeda motor dan mobil yang telibat kecelakaan sudah diamankan untuk dijadikan barang bukti, sementara pengendara mobil diamankan sementara untuk dimintai keterangan pasca kecelakaan tersebut.

“De yang merupakan supir sudah kami mintai keterangan. Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi serta sopir mobil Mitsubishi L300, disimpulkan pengendara motor lalai saat mengendarai kendaraannya sehingga terjatuh dan terserempet,” pungkasnya. 

Secara terpisah, Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, melalui Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP Andika Purba, juga membenarkan adanya kecelakaan tunggal. Dimana satu unit truk masuk jurang, sehingga membuat pengemudi tertimpa bak truk dan tewas.

“Ia benar ada kecelakaan tunggal di jalan raya Kampung Asei Kecil Distrik Sentani Timur, di mana pengemudi truk dengan kecepatan tinggal, sehingga hilang kendali dan masuk jurang di dekat RM Youga. Kecelakaan tunggal ini membuat pengemudi meninggal dunia, karena terlempar keluar dan tertimpa dengan bak truk,” jelasnya.

Menurut Andika, kecelakaan ini terjadi saat pengemudi melaju dari arah Abepura tujuan Sentani. Sesampainya di tikungan turunan sebelum RM. Yougwa, korban diduga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan, sehingga menabrak pembatas jalan lalu kembali menabrak tiang tiang Telkom hingga tercabut dan jatuh ke dalam jurang yang terdapat keramba ikan. Saat itu itu pengemudi terlempar keluar dan tertimpa bak truk.

Korban sempat dilarikan ke RS Dian Harapan, tetapi nyawa pengemudi tidak dapat tertolong. “Dokter jaga RS Dian Harapan menyampaikan pengemudi mengalami benturan pada dada, sehingga mengeluarkan darah pada mulut yang mengakibatan korban meninggal dunia,” ucapnya.

Ditambahkan, truk  hingga kemarin belum bisa dapat dievakuasi. Sempat dilakukan evakuasi menggunakan truk derek, tetapi tidak kuat dengan beban yang sama, sehingga harus menggunakan alat berat. Truk sendiri mengalami kerusakan pada kaca depan pecah, ringsek pada body bagian depan dan kerugian diperkirakan mencapai Rp 25 juta rupiah.“Kecelakaan ini diakibatkan karena kurang hati-hatinya pengemudi truk. Apalagi saat itu dalam kecepatan tinggi dan ditambah lagi dengan adanya tikungan,” ujar Andika.

Baca Juga :  Penerapatan Disiplin Masyarakat, 4 Wilayah Disekat

Andika, mengimbau para pengemudi ataupun pengendara yang melintas di daerah Sentani, khususnya di Sentani Timur, agar lebih berhati-hati lagi, karena sudah sering terjadi kecelakaan, lantaran banyaknya tikungan tajam yang dapat berakibat fatal.

Kecelakaan tunggal yang melibatkan truk pengangkut pasir juga terjadi di sekitar Bundaran Tasangka, Rabu (20/11), malam sekira pukul 18.34 WIT. Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan tersebut. Sementara truk naas itu   mengalami kerusakan yang cukup parah.

Seorang saksi mata yang enggan dikorankan namanya mengaku tidak ada yang melihat persis saat berlangsungnya kejadian itu. “Saya lihat mobilnya sudah terbalik di belakang saya. Sebelumnya terdengar suara di belakang saya,”kata sumber itu saat ditemui media ini di lokasi kejadian, Rabu (20/11).
Diduga mobil tersebut mengalami kecelakaan akibat kelebihan muatan atau rem blong sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan pada saat menurun dari tanjakan dari arah Polimak. Diketahui truk tersebut dikendarai oleh Eka warga yang tinggal di Holtekamp.
“Informasinya dia dari Polimak  mau ke Koya lewat jembatan Holtekamp, tapi sampai di sini mengalami  kecelakaan,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan koran ini, warga sekitar turun beramai-ramai membersihkan pasir yang memenuhi badan jalan. Peristiwa tersebut sempat  menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas kendaraan di sekitar lokasi kejadian. Mobil akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan satu unit mobil tronton. Dipastikan tidak ada  korban jiwa dari kejadian  itu.(fia/bet/roy/nat)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/