Penembakan Lima Warga Sipil di Dogiyai Mulai Ditelusuri

Sebelumnya, Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait dugaan tindakan anggota kepolisian yang kurang berkenan, sekaligus menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus yang terjadi di Dogiyai.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan strategis Kapolda Papua Tengah bersama unsur pimpinan daerah, legislatif, dan tokoh masyarakat.

“Tidak ada toleransi bagi siapa pun yang melanggar hukum. Baik masyarakat maupun oknum anggota kepolisian, semuanya akan diproses sesuai ketentuan hingga ke meja hijau,” tegas Kapolda saat memimpin pertemuan strategis di Dogiyai, Kamis, (9/4/2026).

Ia juga memastikan proses penegakan hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional, serta membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Kapolda juga menegaskan bahwa tidak pernah ada instruksi untuk melakukan penembakan terhadap masyarakat sipil. (fia/ade)

Baca Juga :  Di Nabire Dua Personel Brimob Tewas Dibacok

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Sebelumnya, Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait dugaan tindakan anggota kepolisian yang kurang berkenan, sekaligus menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus yang terjadi di Dogiyai.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan strategis Kapolda Papua Tengah bersama unsur pimpinan daerah, legislatif, dan tokoh masyarakat.

“Tidak ada toleransi bagi siapa pun yang melanggar hukum. Baik masyarakat maupun oknum anggota kepolisian, semuanya akan diproses sesuai ketentuan hingga ke meja hijau,” tegas Kapolda saat memimpin pertemuan strategis di Dogiyai, Kamis, (9/4/2026).

Ia juga memastikan proses penegakan hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional, serta membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Kapolda juga menegaskan bahwa tidak pernah ada instruksi untuk melakukan penembakan terhadap masyarakat sipil. (fia/ade)

Baca Juga :  MRP Kecam Aksi Anarkis Mahasiswa di Abepura

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya