Pria 40 Tahun di Boven Digoel Ditemukan Tewas di Kos-kosan

BOVEN DIGOEL – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Boven Digoel menangani penemuan jenazah seorang warga di kos-kosan di Jalan Ampera, Kampung Persatuan, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, Senin (4/5).

Kapolres Boven Digoel melalui Kasat Reskrim AKP Ishak O. Runtulalo menyampaikan, laporan awal diterima pihaknya sekira pukul 10.15 WIT. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket SPKT bersama piket Reskrim langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan tiba pada pukul 10.45 WIT untuk melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, serta persiapan evakuasi jenazah.

‘’Korban diketahui bernama Yance Rumbrar (40), seorang pekerja swasta yang berdomisili di Jalan Ampera II, Kampung Persatuan, Distrik Mandobo. Saat ditemukan, tubuh korban dengan posisi terbaring di atas kasur menyamping ke kiri,’’ kata Kasat Reskrim, Kamis (7/5).

Baca Juga :  Polisi Amankan Tujuh Orang

Dikatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun demikian, terdapat cairan darah yang keluar dari bagian mulut dan hidung korban. Di lokasi juga ditemukan beberapa botol minuman keras jenis Wiro, dengan rincian sebagian masih dalam kondisi baru dan sebagian lainnya diduga telah dikonsumsi sebelumnya. Kondisi kamar korban terpantau dalam keadaan bersih dan rapi.

‘’Dari keterangan saksi, korban terakhir terlihat bersama salah satu saksi pada Minggu pagi 3 Mei sebelum kemudian beristirahat di kamar kos. Hingga keesokan harinya, korban tidak merespon panggilan, sehingga saksi bersama warga berinisiatif membuka paksa pintu kamar dan menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,’’ katanya.

Baca Juga :  Setelah Pilot Dibunuh, Pesawat Juga Dibakar

BOVEN DIGOEL – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Boven Digoel menangani penemuan jenazah seorang warga di kos-kosan di Jalan Ampera, Kampung Persatuan, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, Senin (4/5).

Kapolres Boven Digoel melalui Kasat Reskrim AKP Ishak O. Runtulalo menyampaikan, laporan awal diterima pihaknya sekira pukul 10.15 WIT. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket SPKT bersama piket Reskrim langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan tiba pada pukul 10.45 WIT untuk melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, serta persiapan evakuasi jenazah.

‘’Korban diketahui bernama Yance Rumbrar (40), seorang pekerja swasta yang berdomisili di Jalan Ampera II, Kampung Persatuan, Distrik Mandobo. Saat ditemukan, tubuh korban dengan posisi terbaring di atas kasur menyamping ke kiri,’’ kata Kasat Reskrim, Kamis (7/5).

Baca Juga :  Sub Suktor Kawasan Laut CS Lakukan Pengamanan Orang dan Barang

Dikatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun demikian, terdapat cairan darah yang keluar dari bagian mulut dan hidung korban. Di lokasi juga ditemukan beberapa botol minuman keras jenis Wiro, dengan rincian sebagian masih dalam kondisi baru dan sebagian lainnya diduga telah dikonsumsi sebelumnya. Kondisi kamar korban terpantau dalam keadaan bersih dan rapi.

‘’Dari keterangan saksi, korban terakhir terlihat bersama salah satu saksi pada Minggu pagi 3 Mei sebelum kemudian beristirahat di kamar kos. Hingga keesokan harinya, korban tidak merespon panggilan, sehingga saksi bersama warga berinisiatif membuka paksa pintu kamar dan menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,’’ katanya.

Baca Juga :  Personel yang Menyalahi Sikap Tampang Langsung Ditindak

Berita Terbaru

Artikel Lainnya