Diakui selama ini dari tahun ke tahun dana cadangan lebih banyak terpakai untuk biaya mahasiswa dan disini kata Jhony ada yang salah. “Kami pikir memang ada system yang tidak tepat dan harus dibenahi agar ada tranpasansi dalam rekruitmen termasuk data, pembiayaan dan penyerapan anggaran,” singgung Jhony.
Ini agar ke depan lebih mudah dalam pengaturan jadi tidak tiap tahun DPR tanya lagi kurang berapa melainkan sudah tahu setiap tahun membutuhkan berapa sebab mahasiswanya pasti sudah ada dan terdaftar, kalaupun ada perubahan itu sedikit saja. “Jangan setiap tahun kita bahas mahasiswa butuh berapa dan kurang berapa. Tugas OPD itu mengkaji dan bukan ada masalah baru semua terungkap. Ini yang setiap tahun memusingkan,” akunya.
Ditanya soal jumlah yang harus dibayarkan untuk menutupi semua kebutuhan mahasiswa, Jhony mengaku belum menerima laporan terakhir. “Saya tidak hafal kurang berapa tapi angka-angka ini akan diberikan oleh Pansus. Nanti saya panggil dan meminta semua laporannya,” tutupnya. (ade/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos