Sunday, February 15, 2026
29.9 C
Jayapura

Jalur Tambang Tegang, Serka AC Gugur Tertembak

Seorang Warga Sipil Juga Tewas Saat Dievakuasi

JAYAPURA– Jalur tambang di lokasi PT Freeport Indonesia pada Rabu (11/2) kemarin mendadak tegang. Rombongan prajurit TNI diberondong peluru. Alhasil salah satu personel Kodim 1710/Mimika, Serka AC gugur tertembak.

Insiden penembakan terjadi di wilayah areal KM 50 PT Freeport Indonesia. Dari serangan ini dikatakan ada 3 korban dimana salah satunya warga sipil juga tewas saat akan dievakuasi. Sedangkan satu lagi seorang personel TNI lainnya berpangkat sertu mengalami pendarahan di bagian wajah.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Letnan Kolonel Infanteri Purwanto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden penembakan tersebut. “Memang benar telah terjadi kejadian penembakan di wilayah areal KM 50 PT Freeport Indonesia,” jelas Kapendam melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga :  Penghormatan Terakhir Untuk Ayah dan Sang Jenderal

Ia menjelaskan bahwa dari insiden tersebut terdapat tiga korban, dua personel TNI Kodim 1710/Mimika, satu meninggal dunia dan satu mengalami luka pada bagian wajah. Sementara satu warga sipil saat ini sedang dalam proses evakuasi medis ke Klinik Kuala Kencana.

“Saat ini aparat keamanan (Apkam) masih melakukan pemantauan dan penjagaan di lokasi kejadian guna memastikan situasi tetap terkendali,” tutup Purwanto.

Sementara dari video yang beredar situasi terlihat tegang. Upaya evakuasi terus dilakukan sambil tetap memantau situasi. Sementara PT Freeport Indonesia (PTFI) menutup sementara akses jalan utama menuju Tembagapura pasca penyerangan.

Seorang Warga Sipil Juga Tewas Saat Dievakuasi

JAYAPURA– Jalur tambang di lokasi PT Freeport Indonesia pada Rabu (11/2) kemarin mendadak tegang. Rombongan prajurit TNI diberondong peluru. Alhasil salah satu personel Kodim 1710/Mimika, Serka AC gugur tertembak.

Insiden penembakan terjadi di wilayah areal KM 50 PT Freeport Indonesia. Dari serangan ini dikatakan ada 3 korban dimana salah satunya warga sipil juga tewas saat akan dievakuasi. Sedangkan satu lagi seorang personel TNI lainnya berpangkat sertu mengalami pendarahan di bagian wajah.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Letnan Kolonel Infanteri Purwanto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden penembakan tersebut. “Memang benar telah terjadi kejadian penembakan di wilayah areal KM 50 PT Freeport Indonesia,” jelas Kapendam melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga :  Kontak Tembak di Dekai, Satu Anggota TNI Gugur

Ia menjelaskan bahwa dari insiden tersebut terdapat tiga korban, dua personel TNI Kodim 1710/Mimika, satu meninggal dunia dan satu mengalami luka pada bagian wajah. Sementara satu warga sipil saat ini sedang dalam proses evakuasi medis ke Klinik Kuala Kencana.

“Saat ini aparat keamanan (Apkam) masih melakukan pemantauan dan penjagaan di lokasi kejadian guna memastikan situasi tetap terkendali,” tutup Purwanto.

Sementara dari video yang beredar situasi terlihat tegang. Upaya evakuasi terus dilakukan sambil tetap memantau situasi. Sementara PT Freeport Indonesia (PTFI) menutup sementara akses jalan utama menuju Tembagapura pasca penyerangan.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya