Jelasnya, keputusan tersebut merupakan langkah penting dalam menjaga, menghargai, dan melestarikan kekayaan bahasa serta budaya lokal sebagai bagian dari identitas Kota Jayapura atau Port Numbay.
Untuk itu ia menegaskan, Motto yang telah disempurnakan itu dapat digunakan mulai tahun 2027, baik dalam kegiatan resmi Pemerintah Kota Jayapura maupun dalam berbagai kegiatan masyarakat.Untuk itu Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah, perangkat daerah, serta masyarakat untuk menggunakan dan memaknai motto tersebut sebagai semangat bersama dalam membangun Kota Jayapura.
“Dengan adanya penambahan ini, pemerintah dan seluruh masyarakat dapat menggunakan motto Kota Jayapura dalam berbagai kegiatan. Motto ini bukan hanya rangkaian kata, tetapi juga menjadi semangat untuk menyatukan kita dalam membangun kota,” harapnya.
Adapun 10 kampung adat dalam penyempurnaan motto tersebut meliputi Kampung Skouw Sae, Skouw Mabo, Skouw Yembe, Nafri, Yoka, Waena, Enggros, Tobati, Kayu Pulo, dan Kayu Batu.Dengan penambahan unsur bahasa Skouw, Pemerintah Kota Jayapura berharap motto “Hen Tecahi Loma Aling Yo Onomi T’Mar Ni Hanased” dapat semakin memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, penghormatan terhadap budaya lokal, serta komitmen seluruh masyarakat untuk membangun Kota Jayapura bagi kemuliaan Tuhan. (Jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q