Dialah Mama Emma Awinero-Tjoe. Di atas bangku panjang kayu yang menjadi saksi bisu jejak pengabdiannya, perempuan yang kini berusia 76 tahun ini sedang memikul sebuah misi besar yang kian hari kian sepi peminat, menjaga agar lidah anak-cucu
Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menyoroti pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal akan memasukkan bahasa Portugis sebagai prioritas bahasa dalam pendidikan di Indonesia yang tak terealisasi hingga kini. Belum terealisasi, Prabowo ki
Kepala Balai Bahasa Provinsi Papua, Valentina Lovina Tanate, mengungkapkan bahwa kekayaan bahasa di Papua secara garis besar terbagi dalam dua rumpun utama, yakni rumpun Austronesia dan non-Austronesia (Papuan languages). Namun, keragaman i
Fenomena ini dipicu oleh menyusutnya jumlah generasi muda yang menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari.​Berdasarkan data terbaru dari Balai Bahasa Provinsi Papua, dari ratusan bahasa daerah yang tersebar di pulau paling timur Ind
Wakapolres Jayawijaya, AKP Albertus Mabel, S.IK, M.AP mengatakan patroli tersebut dipimpin langsung olehnya dengan melibatkan sekitar 50 personel gabungan, terdiri dari satu regu Brimob serta personel Polres Jayawijaya,
  Kota Jayapura jadi penyelenggara setelah mendapat kepercayaan dari The Japan Foundation Jakarta. Dalam festival itu berbagai perlombaan telah disiapkan, antara lain: lomba cosplay, karaoke, dan lomba presentasi baha
  Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPR Papua, Adam Arisoi, menjelaskan bahwa Raperda tersebut merupakan salah satu dari tiga produk hukum yang diusulkan legislatif sepanjang tahun 2023. Meski terdap
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze seusai membuka sosialisasi pengembangan bahan ajar Bahasa daerah yang diikuti kepala sekolah dan guru SD dan SMP, berharap bahan ajar tersebut tahun depan sudah siap.
Keanekaragaman budaya juga kaya akan pengetahuan, nilai, dan keyakinan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Menjaga keanekaragaman budaya berarti melestarikan bahasa daerah. Akan tetapi seiring dengan perkem
Kepala Balai Bahasa Papua Valentina Lovina Tanate menilai keputusan tersebut sebagai tonggak baru diplomasi budaya bangsa sekaligus tahap penting menuju pengakuan bahasa Indonesia sebagai bahasa global sejajar dengan bah
Penetapannya dilakukan dalam SMU Umum UNESCO pada 20 November 2023. Mu’ti menjelaskan bahwa bahasa Indonesia merupakan jembatan kesatuan di seluruh kepulauan Indonesia yang memiliki lebih dari 17.000 pulau, 700 bahasa lo
Menurut Tanate, pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pelindungan bahasa daerah di Tanah Papua, sebab ada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2014 tentang Sistem Pendidikan dalam Pendidikan Nasional m
Festival ini, lanjut Fauzun Nihayah menjadi bagian dari komitmen bagaimana kita terus melestarikan Bahasa Ibu. Bahasa Ibu sebagai warisan budaya yang harus dijaga dengan baik, jangan sampai punah. Iapun meminta agar fest
"Karena jika kehilangan bahasa daerah berarti kehilangan jati diri sehingga pelestarian bahasa lokal sangat penting dan perlu adanya regulasi tentang perlindungan bahasa," katanya di Jayapura, Kamis.
Gubernur Papua Selatan melalui Asisten I Setda Provinsi Papua Selatan Agustinus Joko Guritno mengaku bangga dan bahagia, karena LPDP bukan hanya program beasiswa tapi merupakan investasi negara dalam mencetak generasi un
Dia menjelaskan festival ini bagian dari Program Merdeka Belajar bertujuan mendorong generasi muda mencintai dan menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan setiap hari.
Selain itu, kata dia, suatu gerakan masyarakat untuk me
Menurut Bupati, peran keluarga sangat strategis dalam menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Bahasa, kata dia, merupakan bagian penting dari jati diri suatu daerah, sehingga tidak boleh hilang hanya karena t
Musa, yang lahir di Desa Yelanggolo, Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan pada 24 Agustus 1994, memiliki kisah menarik. Ia tumbuh akrab dengan musik tradisional suku Lani, yaitu Wisisi, bunyi ritm
Dia adalah Mama Emma Awinero-Tjoe. Meski bukan tokoh terkenal atau pemuka masyarakat yang terkenal di Kota Jayapura, namun kisah hidupnya menyimpan pelajaran berharga bagi siapa pun yang mendambakan hidup yang sederhana
 Kepala Pusat Pembina Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikdasmen, Imam Budi Utomo menyampaikan dalam strategi dan implementasi pengawasan Bahasa Indonesia maka yang dilakukan adalah koor
"Sekarang kita ini justru malu menggunakan bahasa daerah, padahal itu jati diri kita. Kalau tidak dilatih sejak kecil, Bahasa Biak bisa punah," ujar Dance dalam keterangannya, baru-baru ini.
Penghargaan bergengsi ini diberikan kepada 44 kabupaten dan 2 provinsi di seluruh Indonesia yang dinilai aktif mengembangkan dan melestarikan bahasa daerah masing-masing. Bupati Biak Numfor yang diwakilkan oleh Wakil Bup
Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy Carter Rumbarar Kapisa, mewakili Bupati Markus Octovianus Mansnembra, menerima langsung penghargaan tersebut. Ia didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Biak Numfo
‘’Hasil riset yang dilakukan tentang cerita rakyat, ternyata masih banyak cerita rakyat dalam bentuk dogeng atau monolog yang belum diangkat ke permukaan terlebih didokumentasikan dengan baik,’’ kata Ekfindar Diliana se
" Kegiatan revitalisasi bahasa daerah merupakan  salah satu upaya perlindungan bahasa daerah, yang kami lakukan, dimana perlindungan bahasa daerah sendiri memiliki beberapa tahap yaitu pelaksanaan pemetaan, kajian vita
 Oleh karena itu, Balai Bahasa mendorong sejumlah stakeholder atau pemangku kepentingan terkait, terutama dari pihak DPR Papua untuk memberikan dukungan, sebagai bentuk keseriusan untuk mendorong pelestarian budaya, khususnya bahasa daerah di Papua.
  Ketua asosiasi alumni Yamagata Jepang di Papua, Dance Nawipa menjelaskan, para guru yang tergabung dalam MGMP bahasa Jepang di Papua dan kota Jayapura itu setiap tahunnya selalu mengadakan seminar bahasa Jepang, di mana kegiatan ini juga disponsori oleh The Japan Foundation.
 Tetapi kebijakan itu juga ternyata berimbas pada beberapa lembaga vertikal salah satunya kantor Balai Bahasa Papua yang berada di Waena Kota Jayapura. Lembaga yang memiliki wilayah kerja mencakup seluruh tanah Papua itu, ternyata juga terkena imbas dari pemangkasan anggaran tahun ini.
Rektor Universitas Baliem Papua Pegunungan Marthen Medlama, S.IP, Msi, M.Tesol menyatakan Aplikasi ini bukan hanya online tetapi ada juga onfline dan juga ada di gogglesor, kalau sudah ada di gogglesore berarti tidak hanya digunakan oleh anak-anak sekolah tetapi juga msyarakat umum juga bisa digunakan.
  Untuk menuju Kampung Skouw Sae, yang berjarak sekitar 46 km dari pusat Kota Jayapura, butuh waktu satu setengah jam lebih. Namun, jarak tak mematahkan semangat perempuan 24 tahun ini untuk mencerdaskan anak-anak di kampung, yang rata-rata penduduknya bermata pencarian sebagai petani dan nelayan.
  Kegiatan yang digagas oleh Balai Bahasa Provinsi Papua melalui Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) UKBI itu digelar selama dua hari yakni mulai 19-20 Agustus 2024 kemarin.
  Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Grace Yokhu mengatakan, kegiatan festival publikasi bahasa, menampilkan anak-anak yang sudah menang dalam lomba pesta seni dan budaya pada Tahun 2022, yang mengcover semua bahasa dari Port Numbay.
  "Port Numbay memiliki keragaman bahasa ibu, karena itu kami sangat mengapresiasi inisiatif untuk menyelenggarakan dialog publik ini, yang tidak hanya menjadi ajang diskusi dan tukar pikiran, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga dan memajukan bahasa ibu yang sedang mengalami kepunahan di daerah kita," katanya.
Kebiasaan akan berubah menjadi kebudayaan atau biasa disebut culture. Setelah peradaban cukup maju culture dalam suatu komunitas membentuk manusia yang diklasifikasi secara administrasi menjadi masyarakat yang diinput datanya kedalam sistem pemerintahan.
 Kepala Balai Bahasa Provinsi Papua Sukardi Gau menyatakan pihaknya melakukan program refitalisasi bahasa daerah yang sebenarnya merupakan program dari Kemendikbud dan balai bahasa sebagai unit pelaksanaan di tanah Papua yang berfungsi agar bahasa daerah ini tetap lestari, dilindungi dan dapat diwariskan kepada anak cucu karena mereka yang akan bertutur dalam bahasa daerah ini.
Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Pegunungan, Agus Nikilik Hubby menegaskan, seluruh anggota MRP di tanah Papua (seluruh provinsi) telah membuat kesepakatan bahwa kepala daerah di tanah Papua (Gubernur /Wagub, Bupati/Wabup dan Walikota/Wakil) wajib Orang Asli Papua (OAP).
Dijelaskan, bahasa adalah budaya yang menunjukkan identitas daerah itu. Biasanya bahasa pertama yang dipelajari oleh seorang anak dari keluarga sebagai lingkungan terdekat dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari dikenal sebagai bahasa ibu.
Dia menyadari bahwa keberadaan bahasa lokal atau bahasa ibu di sejumlah kampung yang ada di Kota Jayapura saat ini sudah mulai terancam hilang. Hal ini seiring dengan perkembangan zaman dan dominasi menggunakan bahasa Indonesia sampai di tingkat kampung yang menyebabkan bahasa ibu mulai tidak dipergunakan lagi, atau dengan kata lain penuturnya berkurang. Karena itu, hal ini harus segera dilakukan upaya-upaya, terutama perlu diajarkan kembali di tingkat sekolah.
 Dari Trigatra bangun bahasa ini, pihaknya mensosialisasikan program Pengutamaan Bahasa Indonesia dan Pelestarian Bahasa Daerah. "Dari sosialisasi ini, nantinya peserta ini akan kembali ke sekolah maupun kampusnya masing masing untuk mensosialisaikan kepada teman temannya terkait hasil audiensi ini," ujar Normawati.
  Dia menjelaskan anak-anak tersebut akan mengikuti kegiatan festival itu mulai 1-5 Mei dan mereka akan ditampung di salah satu hotel di Jakarta. Dua siswa tersebut masing-masing bernama Teddy dan Clara. Untuk Teddy, akan mewakili Papua untuk lomba mendongeng bahasa daerah tobati. Sementara Clara akan mewakili Papua untuk lomba kategori menyanyi bahasa daerah.
 Diakui, revitalisasi yang telah dilakukan sejak tahun 2022 terhadap beberapa bahasa di antaranya bahasa Sentani, Tobati, Marin, Beaboa, Sobey, Kamoro, Biak, Moi,Hatam dan Dani.
 "Sekarang kita mulai dengan bahasa Tobati, tapi sebenarnya 8 bahasa yang ada di Kota Jayapura ini sudah mulai terancam semua. Ini karena penutur aktifnya banyak yang meninggal kemudian terjadi kawin campur. Kemudian orang tua berbicara kepada anak cenderung menggunakan bahasa Indonesia," jelasnya.
  Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Grace Yokhu menjelaskan, kegiatan festival Tunas bahasa ibu itu merupakan program kegiatan yang dilakukan dari pemerintah pusat sampai di daerah. Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka melestarikan bahasa ibu atau bahasa daerah juga dalam rangka merevitalisasi bahasa daerah.
 Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan bahasa ibu agar tidak terlupakan serta ikut mendukung kebijakan Perbup nomor 21 tahun 2021 tentang penerapan pembelajaran kurikulum muatan lokal Bahasa Ibu di Papua. Kegiatan ini berlangsung pada sabtu tanggal (07/10/2023).
 Penandatanganan MoU antara Pemkot Jayapura dan pihak Universitas Cendrawasih melalui FKIP bahasa dan sastra itu sudah berlangsung beberapa waktu lalu. Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Abdul Majid, mengatakan, penerbitan kamus bahasa daerah yang sedang dijalani saat ini, merupakan bentuk konsistensi Pemkot Jayapura dalam pembinaan bahasa dan sastra.