Unipa: Kearifan Lokal Kunci Keberhasilan Kelola Karbon di Tanah Papua

“Kita tidak boleh hanya berfokus pada karbon semata. Hak-hak masyarakat adat, transparansi data, dan pembagian manfaat yang adil harus menjadi bagian penting dalam setiap program pengelolaan karbon,” katanya. Obet menambahkan masyarakat adat bukan sekadar bagian dari ekosistem, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan dan keberlanjutan lingkungan di Tanah Papua.

“Pengetahuan lokal dan sains harus saling melengkapi, bukan saling menggantikan. Keberhasilan pengelolaan karbon di Papua sangat ditentukan oleh pengakuan terhadap hak masyarakat adat, kebutuhan bersama, dan manfaat yang berkeadilan,” ujarnya. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Pangdam Buka Pintu untuk Nakes Korban Kiwirok Jadi Tenaga Honorer di RS TK II Marthen Indey

“Kita tidak boleh hanya berfokus pada karbon semata. Hak-hak masyarakat adat, transparansi data, dan pembagian manfaat yang adil harus menjadi bagian penting dalam setiap program pengelolaan karbon,” katanya. Obet menambahkan masyarakat adat bukan sekadar bagian dari ekosistem, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan dan keberlanjutan lingkungan di Tanah Papua.

“Pengetahuan lokal dan sains harus saling melengkapi, bukan saling menggantikan. Keberhasilan pengelolaan karbon di Papua sangat ditentukan oleh pengakuan terhadap hak masyarakat adat, kebutuhan bersama, dan manfaat yang berkeadilan,” ujarnya. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Titue Pekei Kecewa, Museum Noken Masih Tak Terawat

Berita Terbaru

Artikel Lainnya