Thursday, January 15, 2026
27.4 C
Jayapura

Dua Hari di Papua, Wapres Gibran Bakal Kunjungi 3 Kabupaten

BIAK – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan hari ini (Selasa, 13/1) akan tiba di Papua. Ia akan melakukan kunjungan kerjanya ke tiga kabupaten. Dimulai dari Kabupaten Biak, Wamena dan terakhir Yahukimo. Biak Numfor sendiri siap menyambut kedatangan putra sulung Presiden Jokowi tersebut.

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, yang tiba lebih awal bersama Pangdam XVIII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim dan Wakapolda Papua Brigjen Pol Faisal Ramadhani. Gubernur langsung memimpin koordinasi di Gedung Negara Biak. Gubernur menegaskan bahwa meski persiapan dilakukan secara ekstra dan teliti, pendekatan keamanan di lapangan harus tetap mengedepankan sisi humanis agar masyarakat tetap merasa nyaman.

Meskipun rincian perjalanan Wapres bersifat rahasia dan sangat terbatas, satu agenda utama yang menjadi fokus kunjungan adalah memantau langsung aktivitas di Sekolah Rakyat (SR) yang terletak di Kampung Ibdi, Distrik Biak Timur. Sekolah ini merupakan inisiatif strategis pemerintah pusat yang mulai beroperasi sejak Agustus 2025 lalu untuk menyediakan pendidikan gratis berasrama.

Baca Juga :  Baru Bekas Ban dan Bemper yang Jadi Bukti

Sekolah Rakyat Ibdi berdiri di atas lahan luas sekitar 10 hektare dan telah dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang sangat mumpuni, mulai dari asrama, layanan makan, hingga pembagian seragam, buku, dan perangkat laptop bagi para siswa. Program ini diharapkan menjadi tonggak pemerataan kualitas sumber daya manusia di wilayah Papua, khususnya bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, sebelum nantinya Wapres melanjutkan perjalanan kerja menuju Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

“Pengamanan harus disiapkan secara teliti dan ekstra. Saya minta semua kegiatan wakil presiden selama di Biak Numfor benar-benar terjaga keamanannya,” katanya. Selain pengamanan, Fakhiri juga mengingatkan pentingnya komunikasi dan koordinasi antarpihak agar tidak terjadi miskomunikasi selama rangkaian kunjungan kerja berlangsung.

Baca Juga :  Pemprov dan BP3OKP Samakan Persepsi untuk Kemajuan Papua

BIAK – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan hari ini (Selasa, 13/1) akan tiba di Papua. Ia akan melakukan kunjungan kerjanya ke tiga kabupaten. Dimulai dari Kabupaten Biak, Wamena dan terakhir Yahukimo. Biak Numfor sendiri siap menyambut kedatangan putra sulung Presiden Jokowi tersebut.

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, yang tiba lebih awal bersama Pangdam XVIII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim dan Wakapolda Papua Brigjen Pol Faisal Ramadhani. Gubernur langsung memimpin koordinasi di Gedung Negara Biak. Gubernur menegaskan bahwa meski persiapan dilakukan secara ekstra dan teliti, pendekatan keamanan di lapangan harus tetap mengedepankan sisi humanis agar masyarakat tetap merasa nyaman.

Meskipun rincian perjalanan Wapres bersifat rahasia dan sangat terbatas, satu agenda utama yang menjadi fokus kunjungan adalah memantau langsung aktivitas di Sekolah Rakyat (SR) yang terletak di Kampung Ibdi, Distrik Biak Timur. Sekolah ini merupakan inisiatif strategis pemerintah pusat yang mulai beroperasi sejak Agustus 2025 lalu untuk menyediakan pendidikan gratis berasrama.

Baca Juga :  Pemprov dan BP3OKP Samakan Persepsi untuk Kemajuan Papua

Sekolah Rakyat Ibdi berdiri di atas lahan luas sekitar 10 hektare dan telah dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang sangat mumpuni, mulai dari asrama, layanan makan, hingga pembagian seragam, buku, dan perangkat laptop bagi para siswa. Program ini diharapkan menjadi tonggak pemerataan kualitas sumber daya manusia di wilayah Papua, khususnya bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, sebelum nantinya Wapres melanjutkan perjalanan kerja menuju Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

“Pengamanan harus disiapkan secara teliti dan ekstra. Saya minta semua kegiatan wakil presiden selama di Biak Numfor benar-benar terjaga keamanannya,” katanya. Selain pengamanan, Fakhiri juga mengingatkan pentingnya komunikasi dan koordinasi antarpihak agar tidak terjadi miskomunikasi selama rangkaian kunjungan kerja berlangsung.

Baca Juga :  Cuci Darah Masih Ditanggung BPJS

Berita Terbaru

Artikel Lainnya