Informasi tersebut menyebar luas melalui unggahan di Facebook dan Whatsapp sehingga menuai beragam tanggapan masyarakat. Apalagi foto wajah sang bayi yang sangat lucu dipampang beserta narasinya.
Berdasarkan narasi yang beredar di media sosial, bayi tersebut awalnya mengalami sesak napas dan dibawa ke puskesmas setempat. Setelah dilakukan pemeriksaan, bayi kemudian dirujuk ke RSUD Jayapura untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Sesampainya di RS Jayapura anak tersebut langsung dipasangkan alat bantu pernapasan, kemudian pihak rumah sakit menanyakan “Sudah punya BPJS atau tidak” ?
“Jika sudah punya (BPJS) baru anak ini bisa di dorong ke ruangan bayi untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik lagi. Sayangnya gadis kecil ini belum memiliki BPJS akhirnya hanya dirawat di IGD,” katanya.
Berdasarkan yang beredar di media sosial tersebut, pihak keluarga sempat memohon agar sang anak ditangani dulu atau dibawa ke ruang ICU dan BPJS akan menyusul.
Namun, bayi tersebut meninggal dunia setelah sesak nafas selama dua hari di IGD RS Jayapura. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Informasi tersebut menyebar luas melalui unggahan di Facebook dan Whatsapp sehingga menuai beragam tanggapan masyarakat. Apalagi foto wajah sang bayi yang sangat lucu dipampang beserta narasinya.
Berdasarkan narasi yang beredar di media sosial, bayi tersebut awalnya mengalami sesak napas dan dibawa ke puskesmas setempat. Setelah dilakukan pemeriksaan, bayi kemudian dirujuk ke RSUD Jayapura untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Sesampainya di RS Jayapura anak tersebut langsung dipasangkan alat bantu pernapasan, kemudian pihak rumah sakit menanyakan “Sudah punya BPJS atau tidak” ?
“Jika sudah punya (BPJS) baru anak ini bisa di dorong ke ruangan bayi untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik lagi. Sayangnya gadis kecil ini belum memiliki BPJS akhirnya hanya dirawat di IGD,” katanya.
Berdasarkan yang beredar di media sosial tersebut, pihak keluarga sempat memohon agar sang anak ditangani dulu atau dibawa ke ruang ICU dan BPJS akan menyusul.
Namun, bayi tersebut meninggal dunia setelah sesak nafas selama dua hari di IGD RS Jayapura. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos