Kapolres Jayawijaya melalui kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait dengan kasus pembunuhan dengan korban OT yang ditemukan di dalam drainas
Peristiwa ini menjadi perhatian nasional, mengingat campak kerap dianggap sebagai penyakit anak-anak, namun nyatanya juga berisiko fatal bagi orang dewasa. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehata
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan kesehatan di Kabupaten Jayapura. Keterlambatan penanganan, kurangnya empati, hingga aturan administrasi
Kejadian pada Minggu (8/3) malam itu akhirnya ramai menyedot perhatian publik. Dalam video siaran langsung yang beredar di Facebook melalui akun Soleng Soll, diceritakan kronologi singkat meninggalnya seorang mahasiswa p
Sebanyak 21 warga yang ada di 5 kampung di Distrik Panggema Kabupaten Yahukimo dikabarkan meninggal dunia dalam waktu berdekatan. Kematian ini disinyalir akibat adanya wabah penyakit. Hasil sementara menyebut penyakit is
Korban diketahui bernama Dese Mohi. Korban sehari-harinya diketahui berada di sekitar wilayah Perumnas III dan Uncen Atas. Saat ditemukan, korban dalam posisi meringkuk ke samping kanan dengan mengenakan sweater putih de
Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samomsabra, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah mobil Mitsubishi Triton warna silver yang dikemudikan Michael Rumbekwan (39), Staf Bank Papua KCP Elelim, Kabupaten Yalimo melaju
Kasus pertama terjadi pada November 2025, ketika almarhumah Irene Sokoy meninggal dunia bersama bayi yang dikandungnya setelah diduga ditolak oleh sejumlah rumah sakit di Jayapura. Selanjutnya pada Desember 2025, seorang
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 09.15 WIT dan langsung melakukan pemeriksaan serta olah TKP. Kronologisnya bermula saat seorang saksi mendatangi ruko korban karena beberapa hari tidak melihat korban beraktivitas. Sa
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, melalui Kasat Lantas Iptu Reza Hilmy W. Putra, mengatakan, jumlah kecelakaan yang terjadi sepanjang tahun 2025 sebenarnya mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya 2024