Sunday, March 1, 2026
26.7 C
Jayapura

Gubernur: Belum Ada Pembahasan Soal Transmigrasi

JAYAPURA – Banyak pihak menolak dengan tegas terkait program transmigrasi usai Presiden Prabowo Subianto menyampaikan soal niatnya mendorong program yang dulu digarap Presiden Soeharto ini.

Penolakan ini juga ditandai dengan demo dari berbagai kalangan. Terkait dengan program transmigrasi, Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong meyakini bahwa dalam mengambil suatu kebijakan pasti didiskusikan antara pemerintah pusat dan pemeritah daerah.

“Tugas pemerintah daerah adalah menjembatani ke masyarakat, maunya masyarakat seperti apa,” kata Ramses kepada Cenderawasih Pos, Senin (4/11).

Meski pemerintah pusat menyampaikan akan dilakukan program transmigrasi ke wilayah timur khususnya di Papua. Namun Ramses mengaku bahwa per hari ini, program transmigrasi itu belum ada.

Baca Juga :  Meki Nawipa Pilot yang  Menjadi Bupati Paniai

“Memang ada ucapan dari Kementrian Transmigrasi Indonesia akan melakukan program transmigrasi, namun dimana tempatnya kita belum tahu. Papua itu luas, apakah di Provinsi Papua Selatan, Papua Pegunungan atau Papua Tengah,” ujarnya.

“Termasuk modelnya seperti apa, belum didiskusikan ke ranah itu. Dan belum diketahui  skalanya nasional atau lokal, sebab rapat koordinasinya saja belum dilakukan,” sambungnya.

Lanjut Ramses, jika misalnya yang ditunjuk adalah Papua. Maka perlu dikaji kearifan lokalnya, termasuk masyarakatnya.

“Yang terpenting pemahaman kepada masyarakat harus sampai secara baik dan benar, dan sampai saat ini, belum ada petunjuk teknis apakah transmigrai lokal atau nasional,” tegasnya.

Sementara itu, disinggung adanya demo penolakan transmigrasi. Ramses menyampaikan demo adalah hak setiap orang. “Demo adalah hak setiap orang, jika mereka demo ke Provinsi Papua kita terima dengan baik selama dilakukan dengan tertib dan tidak merugikan,” tutupnya. (fia/ade)

Baca Juga :  Tak Lagi Dapat PAD dari PT FI, Gubernur Harus Putar Otak

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA – Banyak pihak menolak dengan tegas terkait program transmigrasi usai Presiden Prabowo Subianto menyampaikan soal niatnya mendorong program yang dulu digarap Presiden Soeharto ini.

Penolakan ini juga ditandai dengan demo dari berbagai kalangan. Terkait dengan program transmigrasi, Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong meyakini bahwa dalam mengambil suatu kebijakan pasti didiskusikan antara pemerintah pusat dan pemeritah daerah.

“Tugas pemerintah daerah adalah menjembatani ke masyarakat, maunya masyarakat seperti apa,” kata Ramses kepada Cenderawasih Pos, Senin (4/11).

Meski pemerintah pusat menyampaikan akan dilakukan program transmigrasi ke wilayah timur khususnya di Papua. Namun Ramses mengaku bahwa per hari ini, program transmigrasi itu belum ada.

Baca Juga :  Softball Putri Papua Raih Medali Emas

“Memang ada ucapan dari Kementrian Transmigrasi Indonesia akan melakukan program transmigrasi, namun dimana tempatnya kita belum tahu. Papua itu luas, apakah di Provinsi Papua Selatan, Papua Pegunungan atau Papua Tengah,” ujarnya.

“Termasuk modelnya seperti apa, belum didiskusikan ke ranah itu. Dan belum diketahui  skalanya nasional atau lokal, sebab rapat koordinasinya saja belum dilakukan,” sambungnya.

Lanjut Ramses, jika misalnya yang ditunjuk adalah Papua. Maka perlu dikaji kearifan lokalnya, termasuk masyarakatnya.

“Yang terpenting pemahaman kepada masyarakat harus sampai secara baik dan benar, dan sampai saat ini, belum ada petunjuk teknis apakah transmigrai lokal atau nasional,” tegasnya.

Sementara itu, disinggung adanya demo penolakan transmigrasi. Ramses menyampaikan demo adalah hak setiap orang. “Demo adalah hak setiap orang, jika mereka demo ke Provinsi Papua kita terima dengan baik selama dilakukan dengan tertib dan tidak merugikan,” tutupnya. (fia/ade)

Baca Juga :  Pemprov Papua Pegunungan Angkat UMKM Sediakan Kebutuhan Pokok

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya