Dengan rentang kendali yang lebih pendek, urusan pemerintahan umum dan pelayanan publik dapat dilaksanakan langsung di Provinsi Papua Utara, tanpa warga harus lagi mengurusnya ke Papua. “Dengan adanya pemekaran ini maka pelayanan akan semakin dekat dengan masyarakat, termasuk dengan dibangunnya rumah sakit dan kampus di wilayah tersebut,” kata BTM.
Ia menilai aspirasi pemekaran merupakan hal yang wajar dan demokratis, sepanjang dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan mengedepankan kepentingan masyarakat luas.
“Kebijakan ini lahir sebagai respons atas dinamika sosial, politik, ekonomi, dan geografis Indonesia yang sangat majemuk, sehingga dibutuhkan pendekatan pembangunan yang menjangkau seluruh wilayah secara merata,” ujarnya.
BTM pun menyampaikan terima kasih atas dukungan Majelis Rakyat Papua (MRP). Ia mengaku telah melakukan kajian di lapangan serta bertemu para Ondoafi, tokoh agama, dan para bupati. Gagasan tersebut, ujarnya, sudah dibicarakan sejak ia menjabat Wali Kota selama dua periode, termasuk dalam pertemuan para bupati se-Papua di Kabupaten Biak Numfor. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Dengan rentang kendali yang lebih pendek, urusan pemerintahan umum dan pelayanan publik dapat dilaksanakan langsung di Provinsi Papua Utara, tanpa warga harus lagi mengurusnya ke Papua. “Dengan adanya pemekaran ini maka pelayanan akan semakin dekat dengan masyarakat, termasuk dengan dibangunnya rumah sakit dan kampus di wilayah tersebut,” kata BTM.
Ia menilai aspirasi pemekaran merupakan hal yang wajar dan demokratis, sepanjang dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan mengedepankan kepentingan masyarakat luas.
“Kebijakan ini lahir sebagai respons atas dinamika sosial, politik, ekonomi, dan geografis Indonesia yang sangat majemuk, sehingga dibutuhkan pendekatan pembangunan yang menjangkau seluruh wilayah secara merata,” ujarnya.
BTM pun menyampaikan terima kasih atas dukungan Majelis Rakyat Papua (MRP). Ia mengaku telah melakukan kajian di lapangan serta bertemu para Ondoafi, tokoh agama, dan para bupati. Gagasan tersebut, ujarnya, sudah dibicarakan sejak ia menjabat Wali Kota selama dua periode, termasuk dalam pertemuan para bupati se-Papua di Kabupaten Biak Numfor. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q