Wednesday, February 4, 2026
25.8 C
Jayapura

Akal-akalan Penyalahgunaan BBM Subsidi Dibongkar

Dari Plat Ganda, Modifikasi Tangki Hingga Drum Las

JAYAPURA – Keluhan masyarakat soal antrian Bahan Bakar Minyak (BBM) selama ini bisa jadi ada kaitannya dengan permainan oknum-oknum tertentu yang maruk. Ingin mendapatkan jatah BBM lebih banyak sehingga memilih melakukan tindakan curang dan melanggar. Dari upaya penertiban penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Papua selama ini ternyata membuahkan hasil.

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polresta Jayapura Kota menemukan sejumlah pelanggaran dalam inspeksi mendadak (sidak) di beberapa SPBU Jayapura, Jumat (31/10).

Sedikitnya empat kendaraan kedapatan menyalahgunakan Solar subsidi, mulai dari penggunaan plat nomor ganda, modifikasi tangki, hingga pengisian menggunakan jerigen dan drum las di dalam kendaraan.

Baca Juga :  Papua Harus Bersatu Tolak Penambngan Blok Wabu 

Temuan itu langsung ditindak dengan mengamankan kendaraan pelanggar ke Polresta Jayapura untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishub Kota Jayapura, Yuliana Maniagasi, mengatakan temuan tersebut menunjukkan masih adanya oknum yang mencoba memanfaatkan celah penyaluran subsidi.

“Kami temukan kendaraan dengan plat nomor tidak sesuai, bahkan ada yang memodifikasi tangki untuk menampung Solar bersubsidi. Semua data kendaraan yang tidak cocok akan kami tindaklanjuti agar barcode-nya diurus ulang sesuai aturan,” tegas Yuliana. Sementara itu, Kepala Unit Turjawali Satuan Lalu Lintas Polresta Jayapura Kota, Ipda Gunther Wolfgang, mengungkapkan ada satu truk yang menggunakan empat plat nomor berbeda untuk mengelabui sistem pengawasan MyPertamina.

Baca Juga :  Wali Kota Launching Tim Keamanan Terpadu dan Resmikan Call Center Darurat

“Modus seperti ini jelas melanggar hukum. Kendaraan pelanggar langsung kami amankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Temuan serupa juga terjadi di Manokwari, dimana petugas menemukan kendaraan dengan barcode tidak sesuai dan plat nomor ganda. Menurut Aiptu Haryanto dari Satlantas Polresta Manokwari, seluruh kendaraan pelanggar sudah diamankan di lokasi.

Dari Plat Ganda, Modifikasi Tangki Hingga Drum Las

JAYAPURA – Keluhan masyarakat soal antrian Bahan Bakar Minyak (BBM) selama ini bisa jadi ada kaitannya dengan permainan oknum-oknum tertentu yang maruk. Ingin mendapatkan jatah BBM lebih banyak sehingga memilih melakukan tindakan curang dan melanggar. Dari upaya penertiban penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Papua selama ini ternyata membuahkan hasil.

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polresta Jayapura Kota menemukan sejumlah pelanggaran dalam inspeksi mendadak (sidak) di beberapa SPBU Jayapura, Jumat (31/10).

Sedikitnya empat kendaraan kedapatan menyalahgunakan Solar subsidi, mulai dari penggunaan plat nomor ganda, modifikasi tangki, hingga pengisian menggunakan jerigen dan drum las di dalam kendaraan.

Baca Juga :  PPDB Jalur Zonasi Tidak Dapat Diterapkan Seratus Persen di Papua

Temuan itu langsung ditindak dengan mengamankan kendaraan pelanggar ke Polresta Jayapura untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishub Kota Jayapura, Yuliana Maniagasi, mengatakan temuan tersebut menunjukkan masih adanya oknum yang mencoba memanfaatkan celah penyaluran subsidi.

“Kami temukan kendaraan dengan plat nomor tidak sesuai, bahkan ada yang memodifikasi tangki untuk menampung Solar bersubsidi. Semua data kendaraan yang tidak cocok akan kami tindaklanjuti agar barcode-nya diurus ulang sesuai aturan,” tegas Yuliana. Sementara itu, Kepala Unit Turjawali Satuan Lalu Lintas Polresta Jayapura Kota, Ipda Gunther Wolfgang, mengungkapkan ada satu truk yang menggunakan empat plat nomor berbeda untuk mengelabui sistem pengawasan MyPertamina.

Baca Juga :  Tiga TPS di Japsel Kembali Gelar PSU

“Modus seperti ini jelas melanggar hukum. Kendaraan pelanggar langsung kami amankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Temuan serupa juga terjadi di Manokwari, dimana petugas menemukan kendaraan dengan barcode tidak sesuai dan plat nomor ganda. Menurut Aiptu Haryanto dari Satlantas Polresta Manokwari, seluruh kendaraan pelanggar sudah diamankan di lokasi.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya