Pembangunan Makodam XXIV/MT Dimulai

XXIV/Mandala Trikora memiliki luas kurang lebih 120 hektare. Terkait status tanah, ia menerangkan bahwa lahan tersebut merupakan bekas lahan PT Texmaco yang menurutnya perusahaan sebelumnya diberikan izin sekitar 1996 atau 1998. Namun, hingga masa berlaku izin berakhir, perusahaan disebut tidak merealisasikan kegiatan yang direncanakan di lokasi tersebut. Ia menjelaskan, lahan itu kemudian ditertibkan dan dikuasai negara karena dinilai terlantar.

Selanjutnya, lahan tersebut diberikan kepada TNI untuk pembangunan Makodam XXIV/Mandala Trikora. “Tanah ini sudah ditertibkan oleh negara. Kita TNI adalah bagian dari negara, dan lahan ini diberikan oleh negara untuk kita bangun,” jelasnya. Dengan dimulainya pembangunan tersebut, pembangunan Makodam XXIV/Mandala Trikora di Merauke diharapkan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. ‘’Ditargetkan paling lambat Desember 2027 Markas Kodam XXIV/Mandala Trikora diharapkan sudah rampung,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Di Wamena, Karyawan Pilamo Bakery Dikeroyok Oknum Satgas TNI

Sejak diresmikan bulan Agustus 2025 lalu, Kodam XXIV/Mandala Trikora berkantor sementara di Markas Korem 174/ATW di Tanah Miring. Sementara Korem 174/ATW pindah dan menempati sementara Rusun PON XX dekat Stadion Katalpal Merauke. Kehadiran markas komando ini diharapkan memperkuat pelaksanaan tugas TNI di wilayah Papua Selatan sekaligus menjadi bagian dari perkembangan pembangunan di kawasan selatan Papua.

Pelaksanaan prosesi adat sebelum pembangunan dimulai juga menegaskan pentingnya penghormatan terhadap masyarakat adat sebagai bagian dari kehidupan sosial dan budaya di wilayah tersebut. (ulo/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

XXIV/Mandala Trikora memiliki luas kurang lebih 120 hektare. Terkait status tanah, ia menerangkan bahwa lahan tersebut merupakan bekas lahan PT Texmaco yang menurutnya perusahaan sebelumnya diberikan izin sekitar 1996 atau 1998. Namun, hingga masa berlaku izin berakhir, perusahaan disebut tidak merealisasikan kegiatan yang direncanakan di lokasi tersebut. Ia menjelaskan, lahan itu kemudian ditertibkan dan dikuasai negara karena dinilai terlantar.

Selanjutnya, lahan tersebut diberikan kepada TNI untuk pembangunan Makodam XXIV/Mandala Trikora. “Tanah ini sudah ditertibkan oleh negara. Kita TNI adalah bagian dari negara, dan lahan ini diberikan oleh negara untuk kita bangun,” jelasnya. Dengan dimulainya pembangunan tersebut, pembangunan Makodam XXIV/Mandala Trikora di Merauke diharapkan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. ‘’Ditargetkan paling lambat Desember 2027 Markas Kodam XXIV/Mandala Trikora diharapkan sudah rampung,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Sesuaikan Tarif Angkutan, Dishub Tunggu Petunjuk Provinsi 

Sejak diresmikan bulan Agustus 2025 lalu, Kodam XXIV/Mandala Trikora berkantor sementara di Markas Korem 174/ATW di Tanah Miring. Sementara Korem 174/ATW pindah dan menempati sementara Rusun PON XX dekat Stadion Katalpal Merauke. Kehadiran markas komando ini diharapkan memperkuat pelaksanaan tugas TNI di wilayah Papua Selatan sekaligus menjadi bagian dari perkembangan pembangunan di kawasan selatan Papua.

Pelaksanaan prosesi adat sebelum pembangunan dimulai juga menegaskan pentingnya penghormatan terhadap masyarakat adat sebagai bagian dari kehidupan sosial dan budaya di wilayah tersebut. (ulo/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya