Enam Hari Terombang-ambing di Laut Akhirnya Ditemukan Selamat

JAYAPURA– Pencarian lima penumpang speedboat yang membawa 3 personel polisi yang sempat dilaporkan hingga sejak 23 Agustus lalu akhirnya pada Sabtu (29/8) ditemukan. Setelah enam hari terombang-ambing di laut, lima penumpang speedboat rute Serui–Waropen ditemukan dalam kondisi selamat Sabtu pagi.

Kelima korban ditemukan oleh kapal penumpang KM Masirei yang sedang berlayar dari Biak menuju Nabire. Penemuan tersebut mengakhiri pencarian intensif Tim SAR gabungan yang dilakukan sejak para korban dilaporkan hilang pada Minggu (23/8).

Kelima korban terdiri dari dua warga sipil dan tiga anggota Polri. Mereka yakni Amsal Yowei selaku motoris, Malfib Yowei selaku penumpang, serta tiga personel Polri, masing-masing Bripda Lamek Abon, anggota Samapta; Bripda Farel Raunsai, anggota Satlantas; dan Bripda Melfin Maniani dari Dokkes

Baca Juga :  Minggu Keempat Februari, Dilakukan Secara Virtual

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, kelima korban ditemukan sekitar pukul 06.55 WIT di perairan Nabire, Papua Tengah. “Perahu speedboat beserta seluruh korban ditemukan kurang lebih 17 mil laut dari Pulau Moor, Kabupaten Nabire, tepatnya di koordinat 02° 43′ 40.4″ LS dan 135° 28′ 22.3″ BT. Saat ini seluruh korban dan perahu telah dievakuasi ke Nabire,” ujar Cahyo, Sabtu (29/8).

Cahyo menjelaskan, speedboat tersebut bertolak dari Serui menuju Waropen pada Minggu (23/8) sekitar pukul 05.00 WIT. Dalam perjalanan, speedboat menghadapi kondisi cuaca buruk berupa kabut tebal dan gelombang tinggi. “Keterangan sementara menyebutkan perahu mengalami kendala akibat cuaca buruk. Saat berangkat, kondisi perairan diselimuti kabut tebal dan dihantam gelombang tinggi,” jelasnya.

Baca Juga :  Terdampar, Paus Bryde Mati di Perairan Mimika

JAYAPURA– Pencarian lima penumpang speedboat yang membawa 3 personel polisi yang sempat dilaporkan hingga sejak 23 Agustus lalu akhirnya pada Sabtu (29/8) ditemukan. Setelah enam hari terombang-ambing di laut, lima penumpang speedboat rute Serui–Waropen ditemukan dalam kondisi selamat Sabtu pagi.

Kelima korban ditemukan oleh kapal penumpang KM Masirei yang sedang berlayar dari Biak menuju Nabire. Penemuan tersebut mengakhiri pencarian intensif Tim SAR gabungan yang dilakukan sejak para korban dilaporkan hilang pada Minggu (23/8).

Kelima korban terdiri dari dua warga sipil dan tiga anggota Polri. Mereka yakni Amsal Yowei selaku motoris, Malfib Yowei selaku penumpang, serta tiga personel Polri, masing-masing Bripda Lamek Abon, anggota Samapta; Bripda Farel Raunsai, anggota Satlantas; dan Bripda Melfin Maniani dari Dokkes

Baca Juga :  Sub PB PON Kota Jayapura Pilih Bungkam Soal Anggaran

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, kelima korban ditemukan sekitar pukul 06.55 WIT di perairan Nabire, Papua Tengah. “Perahu speedboat beserta seluruh korban ditemukan kurang lebih 17 mil laut dari Pulau Moor, Kabupaten Nabire, tepatnya di koordinat 02° 43′ 40.4″ LS dan 135° 28′ 22.3″ BT. Saat ini seluruh korban dan perahu telah dievakuasi ke Nabire,” ujar Cahyo, Sabtu (29/8).

Cahyo menjelaskan, speedboat tersebut bertolak dari Serui menuju Waropen pada Minggu (23/8) sekitar pukul 05.00 WIT. Dalam perjalanan, speedboat menghadapi kondisi cuaca buruk berupa kabut tebal dan gelombang tinggi. “Keterangan sementara menyebutkan perahu mengalami kendala akibat cuaca buruk. Saat berangkat, kondisi perairan diselimuti kabut tebal dan dihantam gelombang tinggi,” jelasnya.

Baca Juga :  Jumlah Penumpang dan Kargo Bandara Sentani Turun

Berita Terbaru

Artikel Lainnya