Sebuah misi penyelamatan darurat di perairan Papua Tengah berakhir melegakan. Sebanyak 28 orang yang sempat dilaporkan hilang kontak saat menempuh perjalanan laut dari pesisir Mimika menuju Pelabuhan Poumako, akhirnya di
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah dihantam angin kencang dan gelombang tinggi sekitar pukul 05.45 WIT. Seluruh penumpang dinyatakan selamat setelah ti
Ia menjelaskan, selama operasi SAR, tim gabungan mengerahkan berbagai unsur dan peralatan untuk menyisir area pencarian yang luas. Upaya dilakukan melalui tiga metode utama, yakni pencarian udara, laut, dan darat. Pencar
Dari lima korban yang ditemukan, tiga orang berhasil selamat, masing-masing dua pria dewasa dan satu perempuan dewasa. Sementara dua korban lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Korban meninggal pertama merup
Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengatakan pencarian dilakukan secara terpadu dengan melibatkan TNI-Polri, pemerintah daerah, Basarnas, serta masyarakat setempat.
Panglima Komando Daerah Angkatan Udara (Pangkodau) III Marsda TNI Dr. Azhar Aditama Djojosugito, terjun langsung memantau menggunakan pesawat jenis CN milik TNI AU. "Tim sudah bergerak sesaat setelah laporan diterima pad
 Dalam laporannya, Arman menceritakan kronologis kejadian bahwa sebelumnya, sekira pukul 18.05 WIT,  sebuah speed boat yang disewa oleh tenaga kesehatan berjumlah 4 orang bergerak menuju ke Distrik Kombay. Namun di ten
Matinya mesin speed boat berpenumpang ini awalnya dilaporkan oleh Rusmin pegawai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Merauke ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke pagi ini pukul 07.55 wit.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Alman S. Imbiri, mengatakan korban Iwan Segong ditemukan sekira pukul 10.35 WITÂ oleh keluarga korban yang ikut mencari menggunakan perahu bersama tim gabungan yang lain. Posisi ditemukannya korban Iwan Segong kurang lebih 3 kilometer ke arah hulu sungai Bian.
Speed boat yang ditumpangi 4 orang tersebut terbalik saat cuaca buruk. Akibatnya, 1 penumpangnya bernama Iwan Segong dilaporkan hilang tenggelam. Sedangkan 3 penumpang lainnya yakni Florentinus Kaize, Sergius Kaize dan Ignasius Ndiken dilaporkan selamat. Â
Keseluruhan penumpang dalam kondisi sehat dan tidak membutuhkan bantuan evakuasi lebih lanjut. Adapun ke-14 penumpang tersebut yakni Petrus Kiaf, Yohana Yawimase, Yohana Kaise, Obe, Apsalon Maswaen, Hendrik Wasar, Yuliana Yolmen, Nona, Yakoba Ndiken, Asnad Ndiwaen, Yustus Buri, Benyamin Samkakai, Mudestus Ndiken, dan Seorang Remaja perempuan.
Kata I Wayan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat menerima laporan dari Personil Pol Air Asmat, Rizet Sion Paotan bahwa pada Kamis 16 Januari 2025 sebuah Speed Boat bermesin 40 PK dari Asmat tujuan Nduga terbalik di lokasi dimaksud.
pencarian di hari keempat tersebut dilakukan sesuai dengan pembagian area pencarian, SRU (Search, And rescue Unit.red) udara dengan menggunakan pesawat tanpa awak melakukan penyisiran udara sejauh 3,7 km kearah pesisir muara Sungai Kumbe 2 dan juga 3,7 km kearah pesisir muara Kumbe 1. SRU laut menggunakan perahu karet melakukan penyisiran di dalam sungai Kumbe.
Dalam laporannya, Daniel merinci kronologis kejadian, pada Jumat sore itu bahwa sebuah speed boat berisi 7 orang pada pukul 14. 00 WIT mengantarkan logistik ke kapal Tug Boat yang berada di Muara Sungai Maro. Setelah itu, pada pukul 17.00 WIT, speedboat kembali ke dermaga. Namun 30 menit setelah meninggalkan tug boat, mesin speed boat mengalami mati mesin dan terbalik.