Wednesday, April 15, 2026
25.7 C
Jayapura

Gelombang Tinggi Menyulitkan Pencarian

Belum Ada Tambahan Korban, Polda Ajak Masyarakat Berdoa

JAYAPURA–Polda Papua memastikan proses pencarian korban tenggelamnya speedboat di perairan Kepulauan Yapen masih terus dilakukan. Hingga Selasa (30/12), dari total 21 penumpang, baru empat orang yang ditemukan, sementara 17 korban lainnya belum ditemukan.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengatakan pencarian dilakukan secara terpadu dengan melibatkan TNI-Polri, pemerintah daerah, Basarnas, serta masyarakat setempat.

“Pencarian sampai hari ini masih terus berlangsung. Tidak hanya menggunakan speedboat, tetapi juga dilakukan penelusuran lewat udara menggunakan pesawat. Namun hingga saat ini 17 korban yang hilang belum ditemukan,” ujar Cahyo kepada wartawan di Jayapura, Selasa (30/12).

Baca Juga :  Pejabat Baru Diminta Segera Terjemahkan Kebijakan
Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roy Palunga mengamati dari jendela speedboat saat mencari 17 korban yang belum ditemukan pada 28 Desember kemarin. Proses pencarian sempat terkendala tingginya gelombang. (Foto:Robby for cepos)

Diketahui, speedboat viber yang mengangkut 21 penumpang dilaporkan terbalik di perairan Tanjung Andei, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, pada Rabu malam (24/12).

Cahyo menjelaskan, sejak kejadian tersebut, operasi pencarian dan penyelamatan terpadu telah dilaksanakan selama enam hari berturut-turut dengan melibatkan berbagai pihak.

“Operasi ini melibatkan Polres Kepulauan Yapen, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, Kantor SAR Biak, Kantor SAR Kepulauan Yapen, TNI, serta instansi terkait lainnya. Pencarian dilakukan menggunakan kapal, alat apung, dan pesawat,” jelasnya.

Belum Ada Tambahan Korban, Polda Ajak Masyarakat Berdoa

JAYAPURA–Polda Papua memastikan proses pencarian korban tenggelamnya speedboat di perairan Kepulauan Yapen masih terus dilakukan. Hingga Selasa (30/12), dari total 21 penumpang, baru empat orang yang ditemukan, sementara 17 korban lainnya belum ditemukan.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengatakan pencarian dilakukan secara terpadu dengan melibatkan TNI-Polri, pemerintah daerah, Basarnas, serta masyarakat setempat.

“Pencarian sampai hari ini masih terus berlangsung. Tidak hanya menggunakan speedboat, tetapi juga dilakukan penelusuran lewat udara menggunakan pesawat. Namun hingga saat ini 17 korban yang hilang belum ditemukan,” ujar Cahyo kepada wartawan di Jayapura, Selasa (30/12).

Baca Juga :  Polemik Direktur RSUD Jayapura Berakhir
Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roy Palunga mengamati dari jendela speedboat saat mencari 17 korban yang belum ditemukan pada 28 Desember kemarin. Proses pencarian sempat terkendala tingginya gelombang. (Foto:Robby for cepos)

Diketahui, speedboat viber yang mengangkut 21 penumpang dilaporkan terbalik di perairan Tanjung Andei, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, pada Rabu malam (24/12).

Cahyo menjelaskan, sejak kejadian tersebut, operasi pencarian dan penyelamatan terpadu telah dilaksanakan selama enam hari berturut-turut dengan melibatkan berbagai pihak.

“Operasi ini melibatkan Polres Kepulauan Yapen, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, Kantor SAR Biak, Kantor SAR Kepulauan Yapen, TNI, serta instansi terkait lainnya. Pencarian dilakukan menggunakan kapal, alat apung, dan pesawat,” jelasnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya