Thursday, April 3, 2025
32.7 C
Jayapura

Tabrakan Motor di Nabire Lima Orang Tewas Seketika

JAYAPURA – Kecelakaan maut terjadi di Nabire pada Jumat (28/4) kemarin. Dua unit motor baku hajar dan mengakibat lima orang tewas. Diduga penyebab kecelakaan ini akibat minimnya penerangan baik dari kendaraan yang bertabrakan maupun lampu jalan.

Kasus ini tengah ditangani Satlantas Polres Nabire dan belum diketahui apakah kedua pengendara dalam keadaan mabuk atau tidak.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan kecelakaan ini terjadi di Jalan Poros Nabire Wanggar, Kabupaten Nabire, Papua Tengah pada Jumat (28/4) sekira pukul 19.30 WIT.

Kombes Benny menjelaskan bahwa berawal dari sepeda motor merk Yamaha Vixion yang dikendarai oleh dua orang yang belum diketahui identitasnya melaju dari arah Wanggar menuju arah Bumi Wonorejo dengan menyusuri ruas jalan Poros Nabire Wanggar. Setibanya di depan Gudang Workshop Gel Gel bersamaan datang dari arah berlawanan sepeda motor merk Honda Vario berboncengan tiga yang dikendarai Aser Pigai (40) dan dua orang yang diboncengnya yaitu Lukas Pigai (25) dan . Alberta Douw (23).

Baca Juga :  Yudo Margono: Mereka Kelompok Kecil, Kalau di Jawa Kayak Preman

“Hanya saja di lokasi ini motor yang digunakan Aser hanya menyalakan lampu sein kanan tanpa menyalakan lampu utama,” kata Kabid Humas. Lebih lanjut karena tidak adanya lampu penerangan jalan di sekitaran TKP membuat sepeda motor merk Vixion kaget dan terjadilah tabrakan dimana 4 orang dinyatakan meninggal dunia seketika di TKP dan satu lagi meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di RSUD Nabire.

“Jadi ada lima yang tewas dari benturan dua motor ini. Hanya kami belum mendapat laporan apakah ada pengendara yang mengkonsumsi miras atau seperti apa namun yang jelas saat itu penerangan minim,” beber Kombes Benny.

Sementara Kapolres Nabire, AKPB I Ketut Suarnaya menyatakan saat ini ada sejumlah saksi yang sedang dimintai keterangan baik saksi yang melihat ataupun mendengar tabrakan tersebut. “Kami juga masih mencari identitas korban yang belum diketahui dan mengamankan barang bukti di TKP tabrakan,” jelasnya.

Baca Juga :  Kasus Lakalantas di Kab. Jayapura  Meningkat

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat yang mengendarai kendaraan untuk lebih berhati hati dalam berlalu lintas sebab musibah bisa terjadi kapan saja,” imbuhnya. (ade)

JAYAPURA – Kecelakaan maut terjadi di Nabire pada Jumat (28/4) kemarin. Dua unit motor baku hajar dan mengakibat lima orang tewas. Diduga penyebab kecelakaan ini akibat minimnya penerangan baik dari kendaraan yang bertabrakan maupun lampu jalan.

Kasus ini tengah ditangani Satlantas Polres Nabire dan belum diketahui apakah kedua pengendara dalam keadaan mabuk atau tidak.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan kecelakaan ini terjadi di Jalan Poros Nabire Wanggar, Kabupaten Nabire, Papua Tengah pada Jumat (28/4) sekira pukul 19.30 WIT.

Kombes Benny menjelaskan bahwa berawal dari sepeda motor merk Yamaha Vixion yang dikendarai oleh dua orang yang belum diketahui identitasnya melaju dari arah Wanggar menuju arah Bumi Wonorejo dengan menyusuri ruas jalan Poros Nabire Wanggar. Setibanya di depan Gudang Workshop Gel Gel bersamaan datang dari arah berlawanan sepeda motor merk Honda Vario berboncengan tiga yang dikendarai Aser Pigai (40) dan dua orang yang diboncengnya yaitu Lukas Pigai (25) dan . Alberta Douw (23).

Baca Juga :  Empat terdakwa kasus korupsi Gereja Kingmi Dituntut 2-4 tahun penjara

“Hanya saja di lokasi ini motor yang digunakan Aser hanya menyalakan lampu sein kanan tanpa menyalakan lampu utama,” kata Kabid Humas. Lebih lanjut karena tidak adanya lampu penerangan jalan di sekitaran TKP membuat sepeda motor merk Vixion kaget dan terjadilah tabrakan dimana 4 orang dinyatakan meninggal dunia seketika di TKP dan satu lagi meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di RSUD Nabire.

“Jadi ada lima yang tewas dari benturan dua motor ini. Hanya kami belum mendapat laporan apakah ada pengendara yang mengkonsumsi miras atau seperti apa namun yang jelas saat itu penerangan minim,” beber Kombes Benny.

Sementara Kapolres Nabire, AKPB I Ketut Suarnaya menyatakan saat ini ada sejumlah saksi yang sedang dimintai keterangan baik saksi yang melihat ataupun mendengar tabrakan tersebut. “Kami juga masih mencari identitas korban yang belum diketahui dan mengamankan barang bukti di TKP tabrakan,” jelasnya.

Baca Juga :  Komnas HAM Usul Presiden Prabowo Bentuk Tim Amnesti KKB Papua

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat yang mengendarai kendaraan untuk lebih berhati hati dalam berlalu lintas sebab musibah bisa terjadi kapan saja,” imbuhnya. (ade)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya