BPBD Ingatkan Masyarakat Agar Tetap Waspada Bencana Gempa

JAYAPURA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua melakukan pertemuan dengan Direktur RSUD dan jajaran untuk bicarakan kerusakan gedung akibat gempa.

Pihak BPBD Papua menyebut berdasarkan hasil asesmen pasca gempa bumi pada 9 Februari lalu di Kota Jayapura, dua gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura masuk kategori hati-hati atau rawan.

Kepala BPBD Papua Welliam R Manderi mengatakan, sedangkan untuk gedung pemerintahan yang lainnya masih dalam pemeriksaan oleh tim penanggulangan bencana daerah setempat.

ā€œKami melakukan pemeriksaan kaji cepat terhadap rumah sakit agar pasien-pasien bisa segera ditangani dan mendapatkan tempat yang layak,ā€kata Manderi.

Manderi menjelaskan, untuk RSUD Jayapura terdapat 22 gedung yang mengalami kerusakan pasca gempa bumi 5,4 magnitudo dan hasilnya dua bangunan masuk kategori hati-hati yakni gedung logistik dan kamar operasi.

Baca Juga :  Harus Waspada Jaga Lini Belakang, Berikut Persiapan Timnas untuk Hadapi Maroko

ā€œMeski gedung pemerintahan provinsi Papua masih dalam tahap pemeriksaan kelayakan namun tetap pelayanan publik berjalan sebagaimana mestinya. Hanya saja kami sudah mengimbau agar tetap berhati-hati, karena hingga kini gempa bumi masih sering terjadi,ā€ terangnya.

Lanjut Manderi, pihaknya tetap mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap gedung-gedung yang mengalami keretakan karena gempa bumi masih sering terjadi meski skalanya kecil.

Sebelumnya, Kota Jayapura diguncang gempa dengan kekuatan 5.2 magnitudo pada 9 Februari lalu. Diana peristiwa ini mengakibatkan empat korban meninggal dunia dan bangunan-bangunan mengalami kerusakan ringan dan parah. (fia/gin)

JAYAPURA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua melakukan pertemuan dengan Direktur RSUD dan jajaran untuk bicarakan kerusakan gedung akibat gempa.

Pihak BPBD Papua menyebut berdasarkan hasil asesmen pasca gempa bumi pada 9 Februari lalu di Kota Jayapura, dua gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura masuk kategori hati-hati atau rawan.

Kepala BPBD Papua Welliam R Manderi mengatakan, sedangkan untuk gedung pemerintahan yang lainnya masih dalam pemeriksaan oleh tim penanggulangan bencana daerah setempat.

ā€œKami melakukan pemeriksaan kaji cepat terhadap rumah sakit agar pasien-pasien bisa segera ditangani dan mendapatkan tempat yang layak,ā€kata Manderi.

Manderi menjelaskan, untuk RSUD Jayapura terdapat 22 gedung yang mengalami kerusakan pasca gempa bumi 5,4 magnitudo dan hasilnya dua bangunan masuk kategori hati-hati yakni gedung logistik dan kamar operasi.

Baca Juga :  DPR Papua Sampaikan Aspirasi Penolakan DOB ke Baleg DPR RI

ā€œMeski gedung pemerintahan provinsi Papua masih dalam tahap pemeriksaan kelayakan namun tetap pelayanan publik berjalan sebagaimana mestinya. Hanya saja kami sudah mengimbau agar tetap berhati-hati, karena hingga kini gempa bumi masih sering terjadi,ā€ terangnya.

Lanjut Manderi, pihaknya tetap mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap gedung-gedung yang mengalami keretakan karena gempa bumi masih sering terjadi meski skalanya kecil.

Sebelumnya, Kota Jayapura diguncang gempa dengan kekuatan 5.2 magnitudo pada 9 Februari lalu. Diana peristiwa ini mengakibatkan empat korban meninggal dunia dan bangunan-bangunan mengalami kerusakan ringan dan parah. (fia/gin)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya