Jayawijaya Dapat Tambahan Tenaga 6 Dokter

Mereka akan Bertugas di Puskesmas dan RSUD Wamena

WAMENA– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayawijaya mendapat tambahan 6 tenaga dokter yang masih melanjutkan praktek atau koas lewat program Kementerian Kesehatan, dimana tenaga dari dokter ini dibagi lagi 3 di Puskesmas dan 3 lagi di RSUD, hal ini dilakukan lantaran mereka harus mendapat bimbingan dari dokter senior.

Kepala Dinas Kesehatan mengakui, tambahan dokter baru dari dinas sendiri sampai saat ini belum ada, yang ada itu hanya dari Kementerian Kesehatan, sehingga dokter yang namanya ada dalam program itu disebarkan.

“Kita di Jayawijaya dapat 6 tambahan dokter di Puskesmas dan 3 lainya di RSUD Wamena,”ungkapnya Sabtu (5/11) kemarin.

Dikatakan, kehadiran 6 dokter ini sangat membantu dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dalam melaksanakan tugas nanti, mereka akan diroling, dimana yang dari Puskesmas akan ke RSUD Wamena dan yang di RSUD Wamena akan ke Puskesmas.

Baca Juga :  Jika DOB Dipaksakan, Harus Ada Proteksi dan Afirmasi Khusus bagi OAP

“Ini kita lakukan selain untuk mereka mendapat bimbingan, juga bisa memaksimalkan pelayanan kesehatan, baik di Puskesmas maupun di RSUD Wamena,” kata dokter spesialis bedah di RSUD Wamena.

Dikatakan, 6 dokter ini akan bertugas di Wamena selama 1 tahun, sebab ini ada berkaitan dengan pendidikan mereka, artinya meskipun sudah selesai kuliah, namun harus melanjutkan untuk koas lagi, sehingga harus ditempatkan sebagai pendamping dokter senior di Puskesmas maupun di RSUD Wamena.

Ia menambahkan, setelah melakukan praktek atau koas di Jayawijaya nantinya 6 orang ini akan kembali untuk menyelesaikan sertifikasi tersebut agar mereka bisa mulai melakukan pelayanan kesehatan sendiri, bisa di Jayawijaya atau nanti ke daerah lain. (jo/tho)

Baca Juga :  Kapolres Jayawijaya Cek Gudang Logistik Pemilu KPU Kabupaten Jayawijaya

Mereka akan Bertugas di Puskesmas dan RSUD Wamena

WAMENA– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayawijaya mendapat tambahan 6 tenaga dokter yang masih melanjutkan praktek atau koas lewat program Kementerian Kesehatan, dimana tenaga dari dokter ini dibagi lagi 3 di Puskesmas dan 3 lagi di RSUD, hal ini dilakukan lantaran mereka harus mendapat bimbingan dari dokter senior.

Kepala Dinas Kesehatan mengakui, tambahan dokter baru dari dinas sendiri sampai saat ini belum ada, yang ada itu hanya dari Kementerian Kesehatan, sehingga dokter yang namanya ada dalam program itu disebarkan.

“Kita di Jayawijaya dapat 6 tambahan dokter di Puskesmas dan 3 lainya di RSUD Wamena,”ungkapnya Sabtu (5/11) kemarin.

Dikatakan, kehadiran 6 dokter ini sangat membantu dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dalam melaksanakan tugas nanti, mereka akan diroling, dimana yang dari Puskesmas akan ke RSUD Wamena dan yang di RSUD Wamena akan ke Puskesmas.

Baca Juga :  Razia Sajam Dan Miras Masih Terus Dilanjutkan

“Ini kita lakukan selain untuk mereka mendapat bimbingan, juga bisa memaksimalkan pelayanan kesehatan, baik di Puskesmas maupun di RSUD Wamena,” kata dokter spesialis bedah di RSUD Wamena.

Dikatakan, 6 dokter ini akan bertugas di Wamena selama 1 tahun, sebab ini ada berkaitan dengan pendidikan mereka, artinya meskipun sudah selesai kuliah, namun harus melanjutkan untuk koas lagi, sehingga harus ditempatkan sebagai pendamping dokter senior di Puskesmas maupun di RSUD Wamena.

Ia menambahkan, setelah melakukan praktek atau koas di Jayawijaya nantinya 6 orang ini akan kembali untuk menyelesaikan sertifikasi tersebut agar mereka bisa mulai melakukan pelayanan kesehatan sendiri, bisa di Jayawijaya atau nanti ke daerah lain. (jo/tho)

Baca Juga :  Mitigasi dan Antisipasi Ancaman, Selalu Koordinasi dengan Polisi

Berita Terbaru

Waspadai Ancaman Ganda El Nino

Daerah Rawan Siap Dipasang CCTV

Artikel Lainnya