Danrem JO Sembiring Ingatkan Ekstra Waspada

JAYAPURA-Jenazah Pratu Anumerta Beryl Kholif Al Rohman akhirnya diterbangkan ke kampung halamannya untuk dimakamkan. Prosesi pelepasan ini dipimpin Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring. Jenderal bintang satu ini  memimpin langsung upacara pengantaran jenazah anggota Satgas Yonif PR 431/SSP tersebut.

Jenazah Pratu Anumerta Beryl Kholif Al Rohman diberangkatkan ke kampung halamannya pada Jumat (1/7) siang kemarin. Upacara pengantaran jenazah dilaksanakan di Lapangan Air Nav Bandara Sentani Kabupaten Jayapura dan dihadiri Kasrem 172/PWY Kolonel Inf Bayu Sudarmanto, Para Kasi Korem 172/PWY dan Para Kabalakaju Korem 172/PWY.

Usai pelepasan jenazah, Danrem JO Sembiring menyampaikan bahwa pihaknya beserta seluruh prajurit Korem 172/PWY merasa berduka atas wafatnya salah satu prajurit TNI AD. “Hari ini kami lepas jenazah secara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk almarhum dan selanjutnya diterbangkan ke rumah duka di kampung halamannya di Kediri, Provinsi Jawa Timur,” ucap Danrem.

Baca Juga :  Kapolda: Proses Pembebasan Pilot Susi Air Tanpa Harus Ada Korban Jiwa

Kepada prajuritnya, Danrem JO Sembiring menegaskan untuk selalu waspada dalam menjalankan tugas.

“Laksanakan tugas sesuai SOP. Bertugas di Papua membutuhkan suatu antisipasi, kewaspadaan, harus bisa memastikan kondisi wilayah dan paling utama adalah menjaga masyarakat dalam kondisi yang baik dan aman,” ujar Danrem.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Pratu Anumerta Beryl gugur saat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Apom, Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Rabu (29/6). Korban gugur setelah mengalami luka tembak di bagian paha.

Danrem JO Sembiring menduga bahwa pelaku merupakan bagian dari kelompok Lamek Alepki Taplo atau Lamek Taplo.

Jenazah Pratu Anumerta Beryl berhasil dievakuasi ke Jayapura, Kamis (30/6) dan disemayamkan di Aula Yonif 751/VJS sebelum diberangkatkan ke kampung halamannya.

Baca Juga :  Kasus Kematian Pertama di Nabire

Saat ini kondisi Kiwirok berangsur – angsur pulih dan normal namun aparat TNI Polri tetap berjaga – jaga. (ade/ana/nat)

JAYAPURA-Jenazah Pratu Anumerta Beryl Kholif Al Rohman akhirnya diterbangkan ke kampung halamannya untuk dimakamkan. Prosesi pelepasan ini dipimpin Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring. Jenderal bintang satu ini  memimpin langsung upacara pengantaran jenazah anggota Satgas Yonif PR 431/SSP tersebut.

Jenazah Pratu Anumerta Beryl Kholif Al Rohman diberangkatkan ke kampung halamannya pada Jumat (1/7) siang kemarin. Upacara pengantaran jenazah dilaksanakan di Lapangan Air Nav Bandara Sentani Kabupaten Jayapura dan dihadiri Kasrem 172/PWY Kolonel Inf Bayu Sudarmanto, Para Kasi Korem 172/PWY dan Para Kabalakaju Korem 172/PWY.

Usai pelepasan jenazah, Danrem JO Sembiring menyampaikan bahwa pihaknya beserta seluruh prajurit Korem 172/PWY merasa berduka atas wafatnya salah satu prajurit TNI AD. “Hari ini kami lepas jenazah secara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk almarhum dan selanjutnya diterbangkan ke rumah duka di kampung halamannya di Kediri, Provinsi Jawa Timur,” ucap Danrem.

Baca Juga :  OTK Kibarkan Kain Putih Bercorak BK di Wamena

Kepada prajuritnya, Danrem JO Sembiring menegaskan untuk selalu waspada dalam menjalankan tugas.

“Laksanakan tugas sesuai SOP. Bertugas di Papua membutuhkan suatu antisipasi, kewaspadaan, harus bisa memastikan kondisi wilayah dan paling utama adalah menjaga masyarakat dalam kondisi yang baik dan aman,” ujar Danrem.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Pratu Anumerta Beryl gugur saat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Apom, Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Rabu (29/6). Korban gugur setelah mengalami luka tembak di bagian paha.

Danrem JO Sembiring menduga bahwa pelaku merupakan bagian dari kelompok Lamek Alepki Taplo atau Lamek Taplo.

Jenazah Pratu Anumerta Beryl berhasil dievakuasi ke Jayapura, Kamis (30/6) dan disemayamkan di Aula Yonif 751/VJS sebelum diberangkatkan ke kampung halamannya.

Baca Juga :  Denda Pajak Kendaraan yang Dihapus Capai Rp1,8 Miliar

Saat ini kondisi Kiwirok berangsur – angsur pulih dan normal namun aparat TNI Polri tetap berjaga – jaga. (ade/ana/nat)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya