Ada Dua Warga Binaan yang Kabur

MERAUKE – Dua Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke masih dalam pencarian setelah melarikan diri saat kerusuhan yang berujung pada pembakaran di lingkungan Lapas tersebut, Jumat (9/10) lalu. Kedua warga binaan yang masih dalam dalam daftar pengejaran yakni Nikolaus Zakarias Gebze dan Marthen Begaimu.

Kepala Lapas Kelas IIB Merauke, Hendrik, menjelaskan bahwa berdasarkan pendataan, jumlah penghuni lapas tercatat sebanyak 564 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 46 WBP sempat melarikan diri saat insiden terjadi. Namun, melalui upaya pengamanan dan koordinasi lintas instansi, sebanyak 44 WBP berhasil diamankan kembali. Sementara 2 orang lainnya masih dalam pencarian pengejaran.

Hendrik merinci, dari 44 WBP yang telah diamankan, sebanyak 31 orang berhasil ditemukan dan diamankan oleh petugas Lapas saat berada di luar lingkungan Lapas. Sembilan orang lainnya kembali dengan diantar pihak keluarga setelah dilakukan pendekatan persuasif. Selain itu, tiga WBP diamankan oleh personel Brimob, sedangkan satu orang lainnya ditangkap oleh personel Polres Merauke.

Baca Juga :  Kapolri Tuding ULMWP Otak Dibalik Kisruh Papua

Hendrik mengatakan, keberhasilan mengamankan kembali sebagian besar WBP tersebut tidak terlepas dari kesigapan petugas serta koordinasi dengan aparat keamanan dan pihak terkait. “Berkat kesigapan petugas, soliditas pengamanan, serta koordinasi lintas instansi yang cepat dan terpadu, sebagian besar WBP yang melarikan diri berhasil diamankan kembali,” ungkapnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kerusuhan di Lapas Kelas IIB Merauke terjadi pada Jumat (9/10).

Insiden tersebut berujung pada pembakaran di lingkungan lapas setelah muncul aksi protes warga binaan yang berkaitan dengan pemeriksaan telepon genggam dan adanya dugaan oknum petugas Lapas yang dilaporkan warga binaan dalam keadaan mabuk. Peristiwa tersebut mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas serta menyebabkan puluhan warga binaan melarikan diri.

Baca Juga :  Pospol Ilwayab Amankan Miras Ilegal di Atas KM Sabuk 53 

Hingga kini, pencarian terhadap 2 WBP yang belum ditemukan masih menjadi perhatian dalam penanganan pascakerusuhan.

Sementara Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Irjen Polisi (Purn) Mashudi, memastikan perbaikan Kantor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke yang terbakar akibat kerusuhan pada Jumat (9/10) segera dilakukan. Perbaikan akan diprioritaskan pada kantor utama agar aktivitas pelayanan dan pelaksanaan tugas pegawai dapat kembali berjalan.

MERAUKE – Dua Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke masih dalam pencarian setelah melarikan diri saat kerusuhan yang berujung pada pembakaran di lingkungan Lapas tersebut, Jumat (9/10) lalu. Kedua warga binaan yang masih dalam dalam daftar pengejaran yakni Nikolaus Zakarias Gebze dan Marthen Begaimu.

Kepala Lapas Kelas IIB Merauke, Hendrik, menjelaskan bahwa berdasarkan pendataan, jumlah penghuni lapas tercatat sebanyak 564 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 46 WBP sempat melarikan diri saat insiden terjadi. Namun, melalui upaya pengamanan dan koordinasi lintas instansi, sebanyak 44 WBP berhasil diamankan kembali. Sementara 2 orang lainnya masih dalam pencarian pengejaran.

Hendrik merinci, dari 44 WBP yang telah diamankan, sebanyak 31 orang berhasil ditemukan dan diamankan oleh petugas Lapas saat berada di luar lingkungan Lapas. Sembilan orang lainnya kembali dengan diantar pihak keluarga setelah dilakukan pendekatan persuasif. Selain itu, tiga WBP diamankan oleh personel Brimob, sedangkan satu orang lainnya ditangkap oleh personel Polres Merauke.

Baca Juga :  Sakit Hati Diputus, Sang Pacar Dianiaya

Hendrik mengatakan, keberhasilan mengamankan kembali sebagian besar WBP tersebut tidak terlepas dari kesigapan petugas serta koordinasi dengan aparat keamanan dan pihak terkait. “Berkat kesigapan petugas, soliditas pengamanan, serta koordinasi lintas instansi yang cepat dan terpadu, sebagian besar WBP yang melarikan diri berhasil diamankan kembali,” ungkapnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kerusuhan di Lapas Kelas IIB Merauke terjadi pada Jumat (9/10).

Insiden tersebut berujung pada pembakaran di lingkungan lapas setelah muncul aksi protes warga binaan yang berkaitan dengan pemeriksaan telepon genggam dan adanya dugaan oknum petugas Lapas yang dilaporkan warga binaan dalam keadaan mabuk. Peristiwa tersebut mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas serta menyebabkan puluhan warga binaan melarikan diri.

Baca Juga :  Ketua DPRP Berharap TKD 2026 Bisa Meningkat

Hingga kini, pencarian terhadap 2 WBP yang belum ditemukan masih menjadi perhatian dalam penanganan pascakerusuhan.

Sementara Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Irjen Polisi (Purn) Mashudi, memastikan perbaikan Kantor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke yang terbakar akibat kerusuhan pada Jumat (9/10) segera dilakukan. Perbaikan akan diprioritaskan pada kantor utama agar aktivitas pelayanan dan pelaksanaan tugas pegawai dapat kembali berjalan.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya