​Respon Keluhan Pedagang, Fasilitas Vital Pasar Otonom Segera Dibenahi

JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menegaskan komitmennya untuk segera membenahi seluruh fasilitas dan keluhan pedagang di Pasar Otonom. Langkah responsif ini diambil guna memastikan aktivitas jual beli berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

  Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., saat memimpin peninjauan lapangan bersama tim terpadu lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Rabu (7/10).

  Dalam keterangannya Rustan menyebutkan bahwa setidaknya ada tiga masalah fasilitas utama di dalam pasar yang mendesak untuk segera ditangani. “Khusus mengenai beberapa fasilitas yang rusak yang dikeluhkan pedagang akan segera kita tangani. “ ungkap Rustan Saru.

Baca Juga :  Pemprov Siap Fasilitasi Identifikasi Jenazah Korban PD II

  Pertama, masalah penerangan atau lampu di dalam los-los pasar yang mati. Kedua, yang paling urgen dan mendesak adalah perbaikan talang air karena saat hujan terjadi kebocoran yang mengganggu aktivitas pedagang. Ketiga, pembenahan saluran pembuangan air agar saat hujan deras aliran air langsung mengalir lancar menuju Kali Siborgonyi tanpa menggenangi area dalam pasar.

  Untuk  mendukung keberlanjutan fasilitas yang diperbaiki, Pemkot Jayapura meminta kolaborasi dan kesadaran bersama dari para pedagang. Pemkot menegaskan bahwa penataan pasar tidak akan optimal tanpa peran aktif masyarakat.

JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menegaskan komitmennya untuk segera membenahi seluruh fasilitas dan keluhan pedagang di Pasar Otonom. Langkah responsif ini diambil guna memastikan aktivitas jual beli berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

  Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., saat memimpin peninjauan lapangan bersama tim terpadu lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Rabu (7/10).

  Dalam keterangannya Rustan menyebutkan bahwa setidaknya ada tiga masalah fasilitas utama di dalam pasar yang mendesak untuk segera ditangani. “Khusus mengenai beberapa fasilitas yang rusak yang dikeluhkan pedagang akan segera kita tangani. “ ungkap Rustan Saru.

Baca Juga :  Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

  Pertama, masalah penerangan atau lampu di dalam los-los pasar yang mati. Kedua, yang paling urgen dan mendesak adalah perbaikan talang air karena saat hujan terjadi kebocoran yang mengganggu aktivitas pedagang. Ketiga, pembenahan saluran pembuangan air agar saat hujan deras aliran air langsung mengalir lancar menuju Kali Siborgonyi tanpa menggenangi area dalam pasar.

  Untuk  mendukung keberlanjutan fasilitas yang diperbaiki, Pemkot Jayapura meminta kolaborasi dan kesadaran bersama dari para pedagang. Pemkot menegaskan bahwa penataan pasar tidak akan optimal tanpa peran aktif masyarakat.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya