Kondisi Membaik, Lima Pasien Keracunan MBG Pulang 

JAYAPURA- Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan  usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah diperbolehkan pulang. Kelima pasien tersebut dipulangkan secara bertahap setelah kondisi mereka dinyatakan membaik oleh tim medis. Pasien terakhir dipulangkan pada Senin (10/8) malam.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Jayapura, dr. Andreas Pekey, mengatakan kelima pasien menjalani perawatan selama tiga hingga lima hari sebelum akhirnya diperbolehkan kembali ke rumah.

  “Sejak dua hari lalu mereka dipulangkan secara bertahap, dan terakhir Senin (10/8) malam,” kata Andreas saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (12/8).

  Selama menjalani perawatan, kelima pasien mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing. Andreas memastikan pelayanan diberikan secara maksimal, sebagaimana instruksi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua melalui Penjabat Sekretaris Daerah Papua.

Baca Juga :  Sejumlah Persiapan Tuntas, Umat Hindu Siap Nyepi

   Menurut Andreas, seluruh biaya perawatan pasien tidak dibebankan kepada keluarga. Namun, Pemerintah Kabupaten Jayapura disebut berencana menanggung biaya perawatan tersebut. “Untuk biaya perawatan mereka gratis, tapi rencana Pemkab Jayapura yang mau tanggung,” ujarnya.

JAYAPURA- Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan  usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah diperbolehkan pulang. Kelima pasien tersebut dipulangkan secara bertahap setelah kondisi mereka dinyatakan membaik oleh tim medis. Pasien terakhir dipulangkan pada Senin (10/8) malam.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Jayapura, dr. Andreas Pekey, mengatakan kelima pasien menjalani perawatan selama tiga hingga lima hari sebelum akhirnya diperbolehkan kembali ke rumah.

  “Sejak dua hari lalu mereka dipulangkan secara bertahap, dan terakhir Senin (10/8) malam,” kata Andreas saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (12/8).

  Selama menjalani perawatan, kelima pasien mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing. Andreas memastikan pelayanan diberikan secara maksimal, sebagaimana instruksi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua melalui Penjabat Sekretaris Daerah Papua.

Baca Juga :  Dua Rumah di Kamkey Abepura Terbakar

   Menurut Andreas, seluruh biaya perawatan pasien tidak dibebankan kepada keluarga. Namun, Pemerintah Kabupaten Jayapura disebut berencana menanggung biaya perawatan tersebut. “Untuk biaya perawatan mereka gratis, tapi rencana Pemkab Jayapura yang mau tanggung,” ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya