Gubernur Berharap Asrama SMAK Asmat Jadi Tempat Pendidikan Budi Pekerti

MERAUKE  – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, berharap Asrama Putra SMAK Seminari Yohanes Penginjil Asmat menjadi tempat pembinaan budi pekerti dan karakter bagi para peserta didik, selain sebagai sarana penunjang pendidikan.

Harapan tersebut disampaikan Gubernur Apolo saat meresmikan Asrama Putra dan Laboratorium Komputer SMAK Seminari Yohanes Penginjil Asmat, Sabtu (1/8).

Gubernur  Apolo mengatakan kehadiran asrama diharapkan tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi tempat pembentukan karakter melalui pendidikan nilai (value education).

“Selain memperoleh ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan di sekolah, anak-anak juga mendapatkan pendidikan nilai atau pendidikan budi pekerti di asrama,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan asrama tersebut dapat memberikan manfaat yang optimal bagi pertumbuhan dan perkembangan generasi muda di Kabupaten Asmat.

Baca Juga :  Amankan Pemilu, 60 Personel  Brimob Merauke Serpas ke Yahukimo

Apolo menjelaskan, sejak 2024 Pemerintah Provinsi Papua Selatan telah membangun empat asrama pelajar di empat kabupaten, yakni Asmat, Mappi, Boven Digoel, dan Merauke.

Pada tahun 2026, pemerintah provinsi kembali mengalokasikan pembangunan empat asrama baru di masing-masing kabupaten tersebut. “Di Asmat kita akan bangun satu asrama lagi, demikian juga di Kabupaten Mappi, Boven Digoel, dan Kabupaten Merauke,” katanya.

MERAUKE  – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, berharap Asrama Putra SMAK Seminari Yohanes Penginjil Asmat menjadi tempat pembinaan budi pekerti dan karakter bagi para peserta didik, selain sebagai sarana penunjang pendidikan.

Harapan tersebut disampaikan Gubernur Apolo saat meresmikan Asrama Putra dan Laboratorium Komputer SMAK Seminari Yohanes Penginjil Asmat, Sabtu (1/8).

Gubernur  Apolo mengatakan kehadiran asrama diharapkan tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi tempat pembentukan karakter melalui pendidikan nilai (value education).

“Selain memperoleh ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan di sekolah, anak-anak juga mendapatkan pendidikan nilai atau pendidikan budi pekerti di asrama,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan asrama tersebut dapat memberikan manfaat yang optimal bagi pertumbuhan dan perkembangan generasi muda di Kabupaten Asmat.

Baca Juga :  Demo CPNS Mappi Disusupi Kepentingan Politik

Apolo menjelaskan, sejak 2024 Pemerintah Provinsi Papua Selatan telah membangun empat asrama pelajar di empat kabupaten, yakni Asmat, Mappi, Boven Digoel, dan Merauke.

Pada tahun 2026, pemerintah provinsi kembali mengalokasikan pembangunan empat asrama baru di masing-masing kabupaten tersebut. “Di Asmat kita akan bangun satu asrama lagi, demikian juga di Kabupaten Mappi, Boven Digoel, dan Kabupaten Merauke,” katanya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya