Diskominfo Siapkan Videotron untuk Nonton Bareng Final Piala Dunia

WAMENA- Kementerian Dalam Negeri telah mengintruksikan langsung untuk kepada seluruh Pemda di Indonesia untuk memberikan layanan nonton bareng gratis final piala dunia dan pemerintah daerah wajib mendukung dengan memberikan fasilitas layanan informasi yang ada di daerah.

Plt Kepala Dinas Kominfo Imanuel Herman Medlama, S.STP menyatakan atas atensi dari Bupati Jayawijaya Dinas Kominfo bersama, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP dan Polres Jayawijaya untuk melakukan nonton bareng itu, meskipun ini bukan pertama kali dan sudah dilakukan sejak awal piala dunia.

“Menindak lanjuti instruksi dari Kemendagri kami akan mengupayakan untuk melakukan nonton bareng untuk pertandingan final Piala dunia 2026, bersama dengan warga Kota Wamena, tujuannya untuk memberikan hiburan secara langsung,”ungkapnya Minggu (19/7) di Wamena.

Menurutnya, nonton bareng yang dilakukan Dinas Kominfo juga sekaligus mewujudkan Jayawijaya Sebagai Kota Damai, Aman, Nyaman dan Indah (DANI) sebab pada akhir -akhir ini hampir sudah tak nampak karena situasi Kamtibmas di wilayah Jayawijaya seperti perang suku, kriminalitas jalanan seperti jambret, curanmor sehingga warga tak merasa nyaman dalam kota Wamena.

Baca Juga :  Stok Bapok di Jayawijaya Masih Cukup Sebulan

“Ada juga pemanfatan dari sarana tugu Salib Wamena yang hampir setiap tahun banyak mendapat sorotan namun tak pernah memberikan solusi yang konkrit, sehingga banyak pemuda yang kurang edukasi untuk membuat hal yang negatif,”jelas Imanuel Medlama.

Namun setelah melakukan demo nontong bareng beberapa iven olehraga seperti Pertandingan Wamena United Liga IV, Persipura Jayapura di Liga II dan Piala Dunia 2026, dapat dilihat ada sedikit perubahan terkait karakter dan mental pemuda dalam hal pemanfaatan alun -alun tugu Salib Wamena yang kian mulai menjadi sarana hiburan dan olahraga serta jajanan kuliner bagi masyarakat.

“Selain itu di area tugu salib juga kian mulai tumbuh UMKM lokal yang secara mandiri mereka bisa datang untuk menjajakan produknya baik itu berbentuk makanan dan munuman ringan hingga beberapa permainan anak -anak sehingga ini memberikan warna yang positif bagi pemerintah daerah,”kata plt Kadis Kominfo Jayawijaya.

Baca Juga :  Tidak Ada Dukungan dari Pemkab Jayawijaya

Ia juga berharap videotron milik Pemkab Jayawijaya dan dikelola Dinas Kominfo merupakan salah satu layanan informasi yang juga dikembangkan untuk melayani iklan layanan publik sehingga bisa digunakan untuk berbagai pihak baik itu LSM, organisasi dan pihak swasta yang ingin menampilkan iklan layanannya bisa disampaikan kepada Kominfo Jayawijaya.(jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

WAMENA- Kementerian Dalam Negeri telah mengintruksikan langsung untuk kepada seluruh Pemda di Indonesia untuk memberikan layanan nonton bareng gratis final piala dunia dan pemerintah daerah wajib mendukung dengan memberikan fasilitas layanan informasi yang ada di daerah.

Plt Kepala Dinas Kominfo Imanuel Herman Medlama, S.STP menyatakan atas atensi dari Bupati Jayawijaya Dinas Kominfo bersama, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP dan Polres Jayawijaya untuk melakukan nonton bareng itu, meskipun ini bukan pertama kali dan sudah dilakukan sejak awal piala dunia.

“Menindak lanjuti instruksi dari Kemendagri kami akan mengupayakan untuk melakukan nonton bareng untuk pertandingan final Piala dunia 2026, bersama dengan warga Kota Wamena, tujuannya untuk memberikan hiburan secara langsung,”ungkapnya Minggu (19/7) di Wamena.

Menurutnya, nonton bareng yang dilakukan Dinas Kominfo juga sekaligus mewujudkan Jayawijaya Sebagai Kota Damai, Aman, Nyaman dan Indah (DANI) sebab pada akhir -akhir ini hampir sudah tak nampak karena situasi Kamtibmas di wilayah Jayawijaya seperti perang suku, kriminalitas jalanan seperti jambret, curanmor sehingga warga tak merasa nyaman dalam kota Wamena.

Baca Juga :  Hanyut di Kali Uwe, Pria Paro Baya Ditemukan Tewas

“Ada juga pemanfatan dari sarana tugu Salib Wamena yang hampir setiap tahun banyak mendapat sorotan namun tak pernah memberikan solusi yang konkrit, sehingga banyak pemuda yang kurang edukasi untuk membuat hal yang negatif,”jelas Imanuel Medlama.

Namun setelah melakukan demo nontong bareng beberapa iven olehraga seperti Pertandingan Wamena United Liga IV, Persipura Jayapura di Liga II dan Piala Dunia 2026, dapat dilihat ada sedikit perubahan terkait karakter dan mental pemuda dalam hal pemanfaatan alun -alun tugu Salib Wamena yang kian mulai menjadi sarana hiburan dan olahraga serta jajanan kuliner bagi masyarakat.

“Selain itu di area tugu salib juga kian mulai tumbuh UMKM lokal yang secara mandiri mereka bisa datang untuk menjajakan produknya baik itu berbentuk makanan dan munuman ringan hingga beberapa permainan anak -anak sehingga ini memberikan warna yang positif bagi pemerintah daerah,”kata plt Kadis Kominfo Jayawijaya.

Baca Juga :  4 Negara Peserta Sudah Mulai Latihan di Bali

Ia juga berharap videotron milik Pemkab Jayawijaya dan dikelola Dinas Kominfo merupakan salah satu layanan informasi yang juga dikembangkan untuk melayani iklan layanan publik sehingga bisa digunakan untuk berbagai pihak baik itu LSM, organisasi dan pihak swasta yang ingin menampilkan iklan layanannya bisa disampaikan kepada Kominfo Jayawijaya.(jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya