Plt Kepala Dinas Kominfo Imanuel Herman Medlama, S.STP menyatakan atas atensi dari Bupati Jayawijaya Dinas Kominfo bersama, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP dan Polres Jayawijaya untuk melakukan nonton bareng itu, meskipun ini bukan
Kegiatan tersebut melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), personel TNI-Polri, lembaga mitra, serta masyarakat yang bergotong royong membersihkan kawasan yang akan menjadi pusat pelaksanaan festival budaya tahunan tersebut.
Branch Communication and CSR Department Head Bandara Internasional Sentani Jayapura Citra Mahesa Nusantara, dalam keterangannya di Jayapura, Jumat, mengatakan pengelolaan sampah merupakan salah satu isu lingkungan yang membutuhkan perhatian
Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggen, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN untuk membantu proses pemangkasan, mengingat di sepanjang jalan tersebut terdapat jaringan listrik.
Menurut Salmon, para tenaga kerja tersebut telah mulai melaksanakan tugas terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Februari 2026. Mereka ditempatkan di sejumlah titik kerja, mulai dari Kampung Doyo Baru hingga Kampung Nendali Hat
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayawijaya, dr. Idawati Waromi Murib, Sp.Kj mengayakan jika pihaknya sudah melakukan pembersihan dan memastikan aliran air kembali lancar tanpa ada hambatan, sehingga dih
Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggeng, mengatakan bahwa pergantian tenaga kerja tersebut merupakan tindak lanjut dari review BPK yang dilaksanakan pada Agustus serta Oktober–November tahun 2025 lalu.
“Salah satu penyebab utama adalah terblokirnya barcode BBM subsidi kendaraan pengangkut sampah. Pelayanan sempat tidak maksimal karena barcode BBM subsidi terblokir. Proses perbaikannya harus melalui BPH Migas di pusat,
Imbauan ini pun telah disampaikan baik melalui Kepala Kepolisian Resort Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman maupun melalui Bupati Mimika Johannes Rettob.
Larang ini disampaikan dengan tujuan sebagai bentuk empati Ka
Plt Kepala Dinas DLH Kabupaten Jayawijaya Idawati Waromi Murib mengaku jika pasar merupakan pusat perekonomian di Jayawijaya dan beberapa waktu lalu dilihat kurang bersih sehingga dari DLH bersama -sama melakukan pembesi
Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggeng, mengatakan bahwa dropbox tersebut telah ditempatkan di sejumlah titik strategis seperti sekolah, puskesmas, rumah ibadah (gereja dan masjid), rumah sakit, serta kompleks
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kabupaten Jayawijaya dr. Idawati Worumi Murib, Sp.Kj mengatakan, membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah plastik harus dibudayakan mulai sekarang di daerah ini agar bisa mengura
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Jayawijaya Lesman Tabuni, SKM, M.Kes, mengatakan pengobatan gratis yang dilakukan saat ini merupakan permintaan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayawijaya untuk m
Menurut Hengki, sistem pengelolaan sampah yang saat ini digunakan masih berstatus open dumping, yakni sampah dibuang begitu saja tanpa proses pengolahan lebih lanjut. Padahal, sistem tersebut sudah tidak diakui lagi oleh
Menurutnya, DLH hanya bertugas mengangkut sampah ditempat pembuangan sementara (TPS), sementara pengelolaan di dalam pasar menjadi tanggung jawab Perindagkop dan Bapenda yang menarik retribusi.
Launching Drop box botol yang akan dipasang di sembilan titik dilakukan pada saat pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bersih Se
Momentum ini bertujuan mengajak masyarakat di seluruh dunia melakukan aksi bersih-bersih untuk mengurangi masalah sampah dan limbah serta meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.
Metode pembuangan sampah dengan sistem Sanitary Landfill sampai dengan saat ini belum dapat diterapkan di Kabupaten Mimika. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Jefri Deda saat dihubungi melalui sambunga
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Jefri Deda mengatakan, upaya ini juga bisa mendorong perekonomian masyarakat hanya dengan mengumpulkan sampah plastik dan dijual ke Bank Sampah.
Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, membuka kegiatan ini dengan menyampaikan pentingnya pengelolaan sampah, khususnya sisa makanan, yang mendominasi komposisi sampah perkotaan sebesar 60,48% berdasarkan studi
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Jefri Deda menjelaskan, saat ini pihaknya masih membutuhkan tambahan truk pengangkut sampah untuk mengatasi tumpukan sampah di wilayah Kota Timika.
Warga bingung dan mengaku hal ini baru terjadi. "Kemarin tidak begini, ini baru saja. Baru pagi ini," kata Yogi salah satu pegawai restoran di lokasi Holtekamp. Cenderawasih Pos sempat mendatangi bibir pantai dan ternyat
Jefri menjelaskan, hal ini dikarenakan terjadi peningkatan volume sampah yang signifikan di wilayah kota Kabupaten Mimika. Hal ini tidak sebanding dengan armada pengangkut sampah yang kini dimiliki oleh DLH Kabupaten Mim
Kepala dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jayawijaya Amos Asso, SH menjelaskan hal ini dilakukan berdasarkan Perda nomor 8 Tahun 2023, terkait dengan pengelolaan sampah dan juga sekaligus untuk mendukung program 100 hari kerja
Perlu diketahui bahwa sebelumnya KLH menjatuhkan sanksi administrasi kepada DLH Kabupaten Mimika dikarenakan belum melakukan perubahan sistem pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dari open damping menjadi sanitary landfill
Menurutnya, beberapa apotek juga diduga membuang sampah medis bersama dengan sampah domestik, sesuatu yang sangat dilarang dalam aturan pengelolaan lingkungan. Ia menegaskan bahwa tindakan seperti ini dapat dikenakan san
 Meski demikian, ia mengakui bahwa persoalan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi tantangan tersendiri, mengingat regulasi dari pemerintah pusat yang tidak memperbolehkan keberadaan TPA pendamping. TPA kini harus dikel
 Pemenuhan kebutuhan armada sampah, menurut Yuli Rahman patut dipertimbangkan oleh Pemkot Jayapura untuk menjadi program prioritas di tahun anggaran 2025 ini . Sebab pelayanan transportasi sampah dari Tempat Pembuangan
Namun, pengambilan air di wilayah itu dinilai sudah sangat berlebihan. Bahkan, terutama di wilayah Sp3, hampir setiap harinya menjadi sasaran pengambilan air dalam jumlah yang banyak oleh ruk pengangkut air.Â
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayawijaya Amos Asso mengakui sesuai dengan keputusan kementrian Dalam Negeri dan Mentri Keuangan seluruh Indonesia dan khususnya di Jayawijaya agar pegawai Non ASN semuanya diberh
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayawijaya Amos Asso, S.Sos mengatakan untuk mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan lingkungan kota yang bersih, DLH telah mengalokasikan dana sebesar Rp 4,3 m
Menurut Iwan Ismulyanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Biak, masalah utama yang menyebabkan keterlambatan pengangkutan sampah adalah ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan ketersediaan sumber dana.
  Wilhelmus, yang dipercaya untuk menyampaikan aspirasi para sopir truk sampah ini, mengaku sudah hampir 4 hari mereka mengalami kekurangan BBM untuk operasional, jika tidak ada penyelesaian dari dinas terkait maka kemungkinan besar mereka akan mogok kerja.
  Diakuinya, keberadaan tempat pembuangan sampah itu memang cukup mengganggu aktivitas masyarakat, apalagi letaknya ada di kawasan padat penduduk. Sejauh ini upaya yang dilakukan baru sebatas komunikasi dengan petugas kebersihan lapangan terutama yang ada di sekitar wilayah tersebut.
  Pj Walikota dalam keterangannya menjelaskan, PKS ini dalam rangka memaksimalkan kinerja truk sampah atau sejumlah armada yang ada. Karena dengan PKS ini mobil-mobil pengangkut sampah tidak lagi mengkhawatirkan soal BBM operasional.
Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura Saverius Manangsang di Sentani, Jumat, mengatakan selain menyiapkan 23 truk, pihaknya juga ratusan petugas kebersihan.
Pelaksana Harian (Plh) Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Mimika, Frans Kambu mengatakan, Kabupaten Mimika merupakan salah satu kabupaten yang berkembang cukup pesat di Provinsi Papua Tengah dengan berbagai daya tarik dan potensinya.
 Dan saat ini memang ada kendala dalam pengangkutan sampah di Kabupaten Jayapura, hal ini disebabkan dari 23 armada mobil operasional pengangkut sampah ada 6 armada mobilnya yang mengalami kerusakan dan saat ini sedang dilakukan perbaikan di bengkel oleh DLH Kabupaten Jayapura
"Untuk masalah sampah di Pasar Pharaa Sentani menjadi tanggung jawabnya Disperindag, kita sifatnya hanya mendukung karena Tupoksi soal kebersihan pengangkutan sampah diberikan langsung ke Disperindag,"bebernya.