JAYAPURA Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menilai kerja sama layanan kesehatan dengan Papua Nugini (PNG) berpeluang membuka pengembangan hospital tourism atau wisata medis yang memberikan manfaat bagi sektor kesehatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Asisten Bidang Administrasi dan Umum Sekretaris Daerah Papua Suzana Wanggai di Jayapura, Rabu, mengatakan ketertarikan Pemerintah Papua Nugini terhadap fasilitas kesehatan di Papua menjadi peluang strategis yang perlu disiapkan secara matang.
“Untuk itu kami berharap kerja sama kesehatan lintas batas tersebut dapat segera ditindaklanjuti sehingga memberikan manfaat bagi kedua wilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat,” katanya.
Ia menjelaskan hasil kunjungan Pemerintah PNG, beberapa waktu lalu, ke RSUP Jayapura dan RSUD Dok II mendapatkan respon positif terhadap fasilitas maupun pelayanan sehingga membuka peluang kerja sama lebih luas di bidang kesehatan.
“Karena itu, kami bersama instansi terkait akan terus melakukan berbagai pembenahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi pasien dari luar negeri, termasuk menyiapkan aspek pendukung lainnya,” ujarnya.
Dengan terus melakukan pembenahan, katanya, nantinya peluang tersebut tidak hanya berdampak peningkatan layanan kesehatan, tetapi juga menciptakan efek ekonomi berantai bagi masyarakat Papua.
JAYAPURA Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menilai kerja sama layanan kesehatan dengan Papua Nugini (PNG) berpeluang membuka pengembangan hospital tourism atau wisata medis yang memberikan manfaat bagi sektor kesehatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Asisten Bidang Administrasi dan Umum Sekretaris Daerah Papua Suzana Wanggai di Jayapura, Rabu, mengatakan ketertarikan Pemerintah Papua Nugini terhadap fasilitas kesehatan di Papua menjadi peluang strategis yang perlu disiapkan secara matang.
“Untuk itu kami berharap kerja sama kesehatan lintas batas tersebut dapat segera ditindaklanjuti sehingga memberikan manfaat bagi kedua wilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat,” katanya.
Ia menjelaskan hasil kunjungan Pemerintah PNG, beberapa waktu lalu, ke RSUP Jayapura dan RSUD Dok II mendapatkan respon positif terhadap fasilitas maupun pelayanan sehingga membuka peluang kerja sama lebih luas di bidang kesehatan.
“Karena itu, kami bersama instansi terkait akan terus melakukan berbagai pembenahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi pasien dari luar negeri, termasuk menyiapkan aspek pendukung lainnya,” ujarnya.
Dengan terus melakukan pembenahan, katanya, nantinya peluang tersebut tidak hanya berdampak peningkatan layanan kesehatan, tetapi juga menciptakan efek ekonomi berantai bagi masyarakat Papua.