Tak Terima Anggota Keluarganya Meninggal, Seorang Pria Dikeroyok Hingga Babak Belur

WAMENA – Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan seorang pria berinisial (TW) di kampung Obya Distrik Kurulu. Kapolres Jayawijaya melalui Kapolsek Kurulu AKP Yulianus Giay, SH menyatakan jajarannya, menerima laporan adanya pengeroyokan di Kampung Obya Distrik Kurulu, sekira Pukul 09.45 WIT. sehingga anggota langsung merespon dengan mendatangi TKP.

Awal mula kejadian pada Kamis 30 April 2026, Pukul 15.00 WIT, terduga pelaku 2 TW (50) berkunjung ke rumah terduga pelaku JM (70), lalu terduga pelaku JM memberikan makanan (keladi) kepada terduga pelaku TW, dalam perjalanan pulang terduga TW (51) bertemu dengan korban WL (45), kemudian memberikan makanan (keladi) kepada korban WL (45) dan korban lainnya yaitu OM rekan korban.

Baca Juga :  Polisi Amankan Pelaku Pengeroyokan di BTN Pemda Waibu

“Setelah itu, korban WL (45) memakan makanan (keladi) tersebut dan kurang lebih 15 menit kemudian korban mengalami muntah – muntah dan tak lama kemudian korban dinyatakan meninggal dunia,”ungkapnya Senin (4/5).

Sementara korban OM yang juga memakan makanan (keladi) tersebut mengalami muntah-muntah sama seperti korban WL, namun korban OM masih tertolong dan saat ini dalam kondisi sehat, setelah korban WL meninggal dunia lalu dibawa oleh keluarganya ke RSUD Wamena untuk mencari tahu penyebabnya namun disampaikan oleh dokter tidak ditemukan sebab kematiannya sehingga korban dibawa kembali ke kediamannya.

“Setelah kejadian itu, sekira pukul 09.45 WIT terduga pelaku TW (51) melintas di depan rumah korban WL untuk pergi bekerja di kota, namun terduga pelaku TW terlihat oleh keluarga korban WL yang saat itu dalam keadaan emosi, dengan spontan melakukan pengeroyokan kepada terduga pelaku TW,”jelas Yulianus Giay.

Baca Juga :  Antisipasi Putusan MK, Abepura Disiapkan 135 Personel 

Menurutnya, akibat terjadinya pengeroyokan yang dilakukan oleh keluarga korban WL pada terduga pelaku TW mengalami luka memar dan bengkak pada mata sebelah kiri, luka perdarahan pada daun telinga sebelah kiri, serta bengkak memar pada pergelangan tangan sebelah kiri, dan luka robek pada ibu jari sebelah kiri.

WAMENA – Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan seorang pria berinisial (TW) di kampung Obya Distrik Kurulu. Kapolres Jayawijaya melalui Kapolsek Kurulu AKP Yulianus Giay, SH menyatakan jajarannya, menerima laporan adanya pengeroyokan di Kampung Obya Distrik Kurulu, sekira Pukul 09.45 WIT. sehingga anggota langsung merespon dengan mendatangi TKP.

Awal mula kejadian pada Kamis 30 April 2026, Pukul 15.00 WIT, terduga pelaku 2 TW (50) berkunjung ke rumah terduga pelaku JM (70), lalu terduga pelaku JM memberikan makanan (keladi) kepada terduga pelaku TW, dalam perjalanan pulang terduga TW (51) bertemu dengan korban WL (45), kemudian memberikan makanan (keladi) kepada korban WL (45) dan korban lainnya yaitu OM rekan korban.

Baca Juga :  Tim Satgas Covid-19 Lakukan Penyemprotan di Karubaga

“Setelah itu, korban WL (45) memakan makanan (keladi) tersebut dan kurang lebih 15 menit kemudian korban mengalami muntah – muntah dan tak lama kemudian korban dinyatakan meninggal dunia,”ungkapnya Senin (4/5).

Sementara korban OM yang juga memakan makanan (keladi) tersebut mengalami muntah-muntah sama seperti korban WL, namun korban OM masih tertolong dan saat ini dalam kondisi sehat, setelah korban WL meninggal dunia lalu dibawa oleh keluarganya ke RSUD Wamena untuk mencari tahu penyebabnya namun disampaikan oleh dokter tidak ditemukan sebab kematiannya sehingga korban dibawa kembali ke kediamannya.

“Setelah kejadian itu, sekira pukul 09.45 WIT terduga pelaku TW (51) melintas di depan rumah korban WL untuk pergi bekerja di kota, namun terduga pelaku TW terlihat oleh keluarga korban WL yang saat itu dalam keadaan emosi, dengan spontan melakukan pengeroyokan kepada terduga pelaku TW,”jelas Yulianus Giay.

Baca Juga :  Dalam Sehari Temukan 17 Kasus Baru

Menurutnya, akibat terjadinya pengeroyokan yang dilakukan oleh keluarga korban WL pada terduga pelaku TW mengalami luka memar dan bengkak pada mata sebelah kiri, luka perdarahan pada daun telinga sebelah kiri, serta bengkak memar pada pergelangan tangan sebelah kiri, dan luka robek pada ibu jari sebelah kiri.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya