“Terduga pelaku TW dibawa oleh Jajaran Polsek Kurulu ke RSUD Wamena guna mendapatkan perawatan medis, namun menurut informasi informasi dari keluarga terduga pelaku TW diketahui mengalami gangguan jiwa (stres bawaan),”jelasnya Kapolsek Kurulu.
Yulianus Giay juga menambahkan, menyikapi kejadian tersebut, Polres Jayawijaya melalui Jajaran Polsek Kurulu akan memfasilitasi rencana mediasi kedua belah pihak, yang disepakati akan dilaksanakan setelah acara pembakaran jenasah dan acara duka selesai.
“Kita tunggu hingga keluarga korban tutup duka barulah kita lakukan mediasi pertemuan antara dua kelompok masyarakat untuk menyelesaikan masalah ini, sementara untuk terduga pelaku TW saat ini masih diamankan di Polsek Kurulu,” tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
“Terduga pelaku TW dibawa oleh Jajaran Polsek Kurulu ke RSUD Wamena guna mendapatkan perawatan medis, namun menurut informasi informasi dari keluarga terduga pelaku TW diketahui mengalami gangguan jiwa (stres bawaan),”jelasnya Kapolsek Kurulu.
Yulianus Giay juga menambahkan, menyikapi kejadian tersebut, Polres Jayawijaya melalui Jajaran Polsek Kurulu akan memfasilitasi rencana mediasi kedua belah pihak, yang disepakati akan dilaksanakan setelah acara pembakaran jenasah dan acara duka selesai.
“Kita tunggu hingga keluarga korban tutup duka barulah kita lakukan mediasi pertemuan antara dua kelompok masyarakat untuk menyelesaikan masalah ini, sementara untuk terduga pelaku TW saat ini masih diamankan di Polsek Kurulu,” tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q