Friday, March 6, 2026
32.7 C
Jayapura

Diberikan Berbagai Pembinaan Kerohanian dan Kemandirian

Menengok Aktivitas Para Warga Binaan Lapas Merauke

Selain untuk memberikan efek jerah atas tindak pidana yang telah dilakukan terhadap setiap warga binaan Lembaga pemasyarakatan di Indonesia, juga memiliki tujuan untuk untuk membantu mereka menjadi warga yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat. Bagaimana dengan warga Lapas Klas IIB Merauke?

Laporan Yulius Sulo, Merauke.

Pagi itu, Selasa 3 Maret 2026, media ini menyambangi Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke. Lapas Klas IIB Merauke yang berada di Jalan Ermasu Merauke itu saat ini telah menampung atau membina 530 warga binaan. Jumlah ini sudah termasuk yang masih berstatus tahanan yang proses hukumnya masih berproses dan dititipkan oleh Kejaksaan Negeri Merauke maupun pengadilan.

Baca Juga :  Ketua MRP Papua Selatan Tentang Otsus Papua yang Sudah Berjalan 24 Tahun

Di depan tembok Lapas Merauke itu, ada beberapa usaha, mulai dari pencucian sepeda motor, pangkas rambut termasuk bengkel las yang merupakan milik warga Lapas untuk pembinaan warga Lapas Merauke yang telah memenuhi syarat. Di usaha pencucian sepeda motor itu, tampak 2-3 warga Lapas Merauke yang menggunakan baju kaos orange sedang mencuci sepeda motor. Begitu juga di bagian bengkel las, sedang mengerjakan sebuah pagar.

Tak hanya itu, di lingkungan yang sempit tersebut, warga Lapas Merauke tersebut juga menanam jagung dan ubi jalar. Sejumlah warga Lapas Merauke tampak membersihkan rumput yang tumbuh diantara jagung dan ubi jalar tersebut.

Kalapas Merauke Dewanto ditemui media ini menjelaskan, bahwa ada 2 pembiaan yang dilakukan pihaknya. Pertama, pembinaan kepribadian dan pembinaan kepribadian. Untuk pembinaan kepribadian diantaranya pembinaan mental rohani, kesenian dan budaya.

Baca Juga :  Baznas Papua Salurkan Santunan Rp 917 Juta Lebih

Menengok Aktivitas Para Warga Binaan Lapas Merauke

Selain untuk memberikan efek jerah atas tindak pidana yang telah dilakukan terhadap setiap warga binaan Lembaga pemasyarakatan di Indonesia, juga memiliki tujuan untuk untuk membantu mereka menjadi warga yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat. Bagaimana dengan warga Lapas Klas IIB Merauke?

Laporan Yulius Sulo, Merauke.

Pagi itu, Selasa 3 Maret 2026, media ini menyambangi Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke. Lapas Klas IIB Merauke yang berada di Jalan Ermasu Merauke itu saat ini telah menampung atau membina 530 warga binaan. Jumlah ini sudah termasuk yang masih berstatus tahanan yang proses hukumnya masih berproses dan dititipkan oleh Kejaksaan Negeri Merauke maupun pengadilan.

Baca Juga :  Data Akurat untuk Penyempurnaan Kebijakan Perlindungan dan Pemberdayaan

Di depan tembok Lapas Merauke itu, ada beberapa usaha, mulai dari pencucian sepeda motor, pangkas rambut termasuk bengkel las yang merupakan milik warga Lapas untuk pembinaan warga Lapas Merauke yang telah memenuhi syarat. Di usaha pencucian sepeda motor itu, tampak 2-3 warga Lapas Merauke yang menggunakan baju kaos orange sedang mencuci sepeda motor. Begitu juga di bagian bengkel las, sedang mengerjakan sebuah pagar.

Tak hanya itu, di lingkungan yang sempit tersebut, warga Lapas Merauke tersebut juga menanam jagung dan ubi jalar. Sejumlah warga Lapas Merauke tampak membersihkan rumput yang tumbuh diantara jagung dan ubi jalar tersebut.

Kalapas Merauke Dewanto ditemui media ini menjelaskan, bahwa ada 2 pembiaan yang dilakukan pihaknya. Pertama, pembinaan kepribadian dan pembinaan kepribadian. Untuk pembinaan kepribadian diantaranya pembinaan mental rohani, kesenian dan budaya.

Baca Juga :  Perkada Tidak Hanya di Papua, Tapi Sudah Dilakukan di Sejumlah Daerah

Berita Terbaru

Artikel Lainnya