Sunday, February 15, 2026
26.3 C
Jayapura

KKB Kanibal dan Semut Merah Dalang Penembakan Pesawat di Korowai

PAN: Pesawat Sipil Harusnya Dilindungi, Bukan Ditembak

JAYAPURA–Aparat gabungan TNI-Polri akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah pilot Egon Irawan dan co pilot Baskoro, korban penembakan yang awalnya disebut dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) di Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Rabu (11/2.

Kedua jenazah dievakuasi ke Timika pada Kamis (12/2) untuk menjalani proses identifikasi dan autopsi sebelum diberangkatkan ke Jakarta guna diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing. Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, mengatakan sejak pagi personel gabungan telah menguasai dan mengamankan area bandara guna memastikan proses evakuasi berjalan aman.

“Sejak pagi personel kami sudah berhasil mengamankan area bandara dan mengevakuasi kedua korban ke Timika. Keselamatan masyarakat dan stabilitas wilayah menjadi prioritas utama kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Resmi, Basarnas Hentikan Operasi SAR Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Sulsel

Ia menegaskan, langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah potensi gangguan lanjutan sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat terkait situasi keamanan di wilayah tersebut. Dari video yag beredar sempat terjadi kontak tembak saat pesawat akan diterbagkan.

Sementara itu, seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 13 orang dipastikan selamat. Mereka merupakan warga lokal yang saat kejadian menyelamatkan diri dan kini telah kembali ke rumah masing-masing. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu bersama unsur TNI, termasuk Kopasgat TNI AU dan dukungan dari TNI AD.

PAN: Pesawat Sipil Harusnya Dilindungi, Bukan Ditembak

JAYAPURA–Aparat gabungan TNI-Polri akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah pilot Egon Irawan dan co pilot Baskoro, korban penembakan yang awalnya disebut dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) di Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Rabu (11/2.

Kedua jenazah dievakuasi ke Timika pada Kamis (12/2) untuk menjalani proses identifikasi dan autopsi sebelum diberangkatkan ke Jakarta guna diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing. Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, mengatakan sejak pagi personel gabungan telah menguasai dan mengamankan area bandara guna memastikan proses evakuasi berjalan aman.

“Sejak pagi personel kami sudah berhasil mengamankan area bandara dan mengevakuasi kedua korban ke Timika. Keselamatan masyarakat dan stabilitas wilayah menjadi prioritas utama kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Dimeriahkan Kotak dan Ras Muhamad

Ia menegaskan, langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah potensi gangguan lanjutan sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat terkait situasi keamanan di wilayah tersebut. Dari video yag beredar sempat terjadi kontak tembak saat pesawat akan diterbagkan.

Sementara itu, seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 13 orang dipastikan selamat. Mereka merupakan warga lokal yang saat kejadian menyelamatkan diri dan kini telah kembali ke rumah masing-masing. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu bersama unsur TNI, termasuk Kopasgat TNI AU dan dukungan dari TNI AD.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya